Suara.com - Mirip aksi Benteng Takesi, sekelompok remaja nekat panjat pagar demi menonton tim sepak bola PSM Makassar vs Perseru Serui, Rabu (20/2/2019). Video itu viral dimedia sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @makassar_iinfo ini beruliskan "Benteng Takesi cukup bayar Rp 2 ribu. Pria ini sudah bisa menikmati melihat tim kebanggaannya PSM Makassar menjamu Perserui sore tadi di Stadion Andi Mattalatta".
Dalam video berdurasi 10 detik sudah ditonton sekitar 5.529 viewers. Terlihat sekelompok remaja memanjat dan berdiri di atas pagar tanpa rasa takut sedikitpun.
Netizen yang melihat postingan tersebut menuai banyak komentar pro dan kontra. seperti komentar akun Instagram @wijabhone.
"Ini bukan demi tim kesayangan, kalau demi tim kesayayangan berarti anda harus membeli tiket biar bisa membantu dana team kesayangan," tulis @wijabhone.
"Mantap, totalitas untuk menyaksikan tim kebanggaan berlaga, jangan kasih kendor," kata @nandaroxx.
"Bayar woy. wajib beli tiket karena itu membantu dana team kebanggan kita," tambah @muh_ichsanramadhan.
Diketahui PSM Makassar menang melawan Perseru Serui dengan skor 3-0. bayu Gatra mencetak satu gol dan Ferdinand Sinaga mencetak dua gol. (Muslimin)
Baca Juga: Eks Pemain Real Madrid yang Gabung PSM Makassar Kagumi Suporter Indonesia
Berita Terkait
-
Sebiji Gol Ramdani Lestaluhu Bikin Kelompok Suporter Ini Jadi Akur
-
Perseru Pastikan Tanding Lawan PSM di Babak 16 Besar Piala Indonesia
-
Perseru Mundur dari Liga 1, Manajer: Saya Tak Bisa Jawab, Tanya ke Pemilik
-
PSSI Tunggu Surat Resmi Mundurnya Perseru Serui dari Liga 1 2019
-
Eks Pemain Real Madrid yang Gabung PSM Makassar Kagumi Suporter Indonesia
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih