Suara.com - Alfi Saidah (24), salah satu korban ledakan di Mal Taman Anggrek ternyata belum lama menikah. Alfi menikah pada September 2018 lalu dengan Mat Muadin (28), seorang karyawan logistik di salah satu perusahaan di Jakarta.
Saat ledakan terjadi, Muadin sedang bertugas mengantar air kemasan ke salah satu bank di Jalan Gajah Mada. Di tengah perjalanan, Muadin mendapat panggilan telepon dari atasannya dan menanyakan siapakah nama istri pria asli Wonosobo itu.
Setelah Muadin menyebutkan nama istrinya, atasannya langsung mengabarkan kalau Alfi menjadi salah satu korban ledakan tersebut.
Sontak Muadin lebih memilih untuk menemui istrinya dan kembali bersama barang yang seharusnya diantar. Padahal Muadin sudah dekat dengan tujuannya.
"Pas lagi jalan nganter barang, tiba-tiba dapet telepon dari bos 'Din istri lu namanya siapa?' Terus saya kasih tahu abis itu dia bilang kalau istri saya jadi korban juga," ujar Muadin sambil menirukan percakapan atasannya tersebut di Rumah Sakit Royal Taruma Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (21/02/2019).
Muadin mengatakan, dengan perasaan cemas ia langsung menuju rumah kerabatnya dan diantar ke lokasi kejadian. Begitu sampai, Muadin dapat kabar istrinya berada di rumah sakit dan segera menyusulnya.
Sesampainya di Rumah Sakit, Muadin melihat kondisi istrinya yang harus menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Namun, Muadin tetap tegar dan tidak menyalahkan siapapun atas kejadian ini.
"Ya namanya juga musibah kan nggak ada yang tahu. Mudah-mudahan sih kejadian kayak gini nggak keulang lagi," kata Muadin.
Saat ini Alfi dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Royal Taruma. Kondisi korban mengalami luka bakar di hampir seluruh wajahnya, bahu, sampai ke jari dan kaki kiri. Luka korban tidak diperban dan dibiarkan terbuka untuk pengobatan.
Baca Juga: Al Ghazali Sapa Warga Sambil Berkuda, Fadli Zon: Sedang Bela Ahmad Dhani
Diberitakan sebelumnya, ledakan di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, terjadi pada Rabu (20/2/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Diduga ledakan berasal dari kebocoran gas salah satu gerai makanan yang ada di pusat perbelanjaan tersebut. (Fakhri Fuadi)
Berita Terkait
-
Buntut Ledakan di Mal Taman Anggrek, Polisi Telisik SOP Manajemen Mal
-
DUAARRR... Ledakan di Mal Taman Anggrek Terdengar Sangat Keras
-
Disebut Ada Korban Koma, Ledakan Mal Taman Anggrek Heboh di Medsos
-
Pasca Ledakan di Mal Taman Anggrek, Puing-puing Mulai Dibersihkan
-
Ledakan di Mal Taman Anggrek, Restoran AW dan Hokben Ikut Hancur
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?