Suara.com - Seorang warga bernama M. Iwan Taufik dibekuk polisi lantaran telah mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Mojokerto, Jawa Timur. Terkait upaya penyamaran yang dilakukan polisi sebagai pembeli, Iwan akhirnya dibekuk bersama barang bukti sabu-sabu seberat 29,24 gram.
Kasat Narkoba Polres Mojokerto, AKP Sahari mengatakan, penangkapan pelaku hasil pengembangan tersangka sebelumnya.
“Setelah petugas melakukan penyamaran tersangka berhasil kami tangkap di depan rumahnya,” kata Sahari seperti diwartakan Beritajatim.com, Senin (25/2/2019).
Dalam upaya penangkapan ini, kata dia, awalnya polisi menghubungi pelaku dan berpura-pura untuk membeli sabu. Setelah disepakati dan waktunya ditentukan, petugas meringkus Iwan berikut barang bukti.
“Dari tangan pelaku, kami dapati sabu seberat 29,24 gram. Dengan rincian, satu paket klip seberat 0,36 gram dan satu paket klim dengan berat 28,88 gram. Tidak ada perlawanan saat pelaku kami amankan di depan rumah,” katanya.
Bersama barang bukti, pelaku diamankan ke Mapolres Mojokerto untuk proses penyelidikan. Selain satu paket sabu kemasan klip, petugas juga mengamankan satu unit handphone (Hp) dan satu sepeda motor nopol W 5968 YJ yang digunakan memuluskan aksinya.
“Kasus ini masih dalam pengembangan untuk meringkus pemasoknya yang sudah kami kantongi identitasnya. Pelaku merupakan jaringan lama yang beraksi antar kota. Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 subs silinder 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara,” tegasnya.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Balas Dendam Usai Dikeroyok, Pelajar SMP Tewas Ditikam Saat Pulang Sekolah
-
3 Emak-emak Dibekuk Terkait Kasus Kampanye Hitam Jokowi-Maruf di Karawang
-
Istri Pertama Lapor Polisi, Bawa Anak Jenguk Suami di Penjara
-
Gasak Uang 278 Investor, Bos PT Papan Utama Indonesia Jadi Tersangka
-
Setahun Berkeliaran Jadi Garong, Tolib Akhirnya Tumbang Kena Bedil Polisi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi