Selanjutnya, Jokowi menanyakan kepada siswa lainnya yang maju ke panggung yakni siswa bernama Pamungkas.
"Uangnya buat apa?," tanya Jokowi.
Mendengar pertanyaan Jokowi, Pamungkas menjawab uang KIP akan dibelikan baju seragam putih dan HP.
"Uangnya dipakai untuk beli baju putih, beli HP, beli pulsa," kata dia yang disambut tertawa para siswa-siswi.
Jokowi terkejut bahwa para siswa-siswa tersebut berkeingan membeli HP dan membeli pulsa.
"Waduh ini semuanya beli HP semua, nggak boleh ya. Nggak boleh buat beli pulsa," ucap Jokowi.
Jokowi pun mengingatkan pada penerima KIP bantuan tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa dan HP. Jika para pelajar menggunakan anggaran dana untuk membeli kebutuhan konsumtif seperti membeli pulsa, telepon selular, pemerintah tidak segan-segan akan mencabut kartu tersebut.
"Untuk pulsa boleh? Untuk beli pulsa tidak boleh. Kalau untuk beli pulsa kartu dicabut," ucap Jokowi.
Baca Juga: Selama Perayaan Nyepi, Akses Menuju Bromo Ditutup
Berita Terkait
-
Jokowi ke Gorontalo Bagikan Kartu Indonesia Pintar dan Tinjau Panen Jagung
-
643 KIP Ditemukan di Tempat Laundry, Gerindra: Penyakit Orde Baru
-
Tak Disalurkan, 643 Kartu Indonesia Pintar Ditemukan di Penatu
-
Bagikan PKH di Gowa, Jokowi: Pak Ini Tidak Boleh untuk Beli Rokok
-
Jokowi Larang Warga Dharmasraya Pakai PKH untuk Beli Rokok
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang