Suara.com - Para pedagang di Pasar penampungan sementara Blok A sudah empat tahun berjualan di lokasi tersebut. Padahal, mereka dijanjikan hanya dua tahun menempati lokasi yang akhirnya mengalami kebakaran pada Rabu (6/3/2019) pagi.
Sebelumnya, Pasar Blok A berjarak sekitar 200 meter dari lokasi pasar penampungan sementara yang sudah hangus terbakar. Menurut pedagang, pemindahan tersebut karena pembangunan MRT dan revitalisasi pasar.
"Ini katanya sih sementara. Kan lagi dibangun sama ada MRT di tempat yang lama," ujar Nurmayarti (60) pedagang sembako di Pasar penampungan sementara blok A, Rabu (06/05/2019).
Nurmayarti mengaku sudah menempati pasar blok A sejak tahun 1975. Semenjak dipindah ke pasar penampungan sementara, sampai hari ini ia belum melihat ada pembangunan dilakukan di lokasi asli pasar blok A.
"Sudah sampai ganti Gubernur masih belum dibangun juga. Mudah-mudahan abis kejadian ini pasarnya cepet dibangun," terang Nurmayarti.
Diketahui, sebanyak 414 kios terdampak atas insiden kebakaran yang melanda Pasar Blok A di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pagi tadi. Api yang membakar sejak pukul 04.30 WIB baru berhasil dipadamkan pada pukul 07.00 WIB. Diduga, api yang menghanguskan ratusan kios di pasar tersebut akibat korsleting listrik.
Berita Terkait
-
Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Blok A Keluhkan Solusi dari Anies
-
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Blok A Akan Dipindah ke Pasar Pondok Indah
-
Anies Jadikan Dua Anaknya Model untuk Foto dengan Ikan di Pasar
-
17 Desember, Sandiaga dan Jokowi Bertemu di Sini
-
Ini 5 Tips Jokowi Supaya Pedagang Pasar Tak Kalah dari Mal
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service