2. Ada Kerusakan Kecil di Infrastruktur MRT Jakarta
Kebakaran di Pasar Penampungan sementara Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019) dini hari ternyata turut menimbulkan kerusakan ringan pada infrastruktur MRT Jakarta.
Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhammad Kamaludin menjelaskan, lokasi kebakaran persis di samping gardu induk atau Receiving Sub Station MRT Jakarta.
"Kerusakan kecil pada pagar pembatas area gardu induk," ujar Muhammad Kamaludin dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Kekinian, pihaknya sedang melakukan perbaikan kerusakan diarea tersebut. Ia menambahkan, setelah dicek, seluruh peralatan gardu induk dalam kondisi normal serta jalur layang siap untuk beroperasi.
3. Brankas Berisi Emas terbakar
Toko emas ikut ludes saat si jago merah melalap Pasar Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019) pagi. Saat kebakaran terjadi, seluruh emas di toko tersebut ke dalam kondisi tersimpan di sebuah brankas besar.
Setelah api berhasil dipadamkan, pemilik toko emas, Lani (65) mengaku belum bisa memastikan kondisi emas yang berada dalam brankas tersebut. Hal tersebut terjadi karena kunci brankas ikut meleleh saat kebakaran.
"Belum tahu kerugiannya. Kejadiannya kan pagi, lagi tutup jadi emasnya di brankas semua," ujar Lani saat ditemui wartawan di lokasi.
Baca Juga: Pasar Blok A Terbakar, Pedagang Sebut Dijanjikan Hanya 2 Tahun Berjualan
Demi keamanan, Lani akhirnya memilih untuk mengangkut brankas tersebut untuk dibawa ke rumahnya. Nantinya ia akan memanggil teknisi kunci untuk membuka brankasnya.
Lani mengaku tidak memiliki asuransi untuk dua kios emas miliknya. Menurutnya kondisi pasar penampungan sementara tersebut buruk sehingga tidak ada perusahaan asuransi yang menyetujuinya.
4. Muhidin Selamatkan Teman daripada Duitnya Rp 25 Juta
Si jago merah tanpa ampun melalap habis 414 kios pedagang di Pasar Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019) dini hari. Satu kisah heroik terselip di dalamnya.
Pedagang kopi bernama Muhidin, justru memilih membangunkan pedagang lain ketika api mulai mengepung, ketimbang menyelamatkan uang Rp 25 juta di lemari kiosnya.
”Asap tebal sudah memenuhi bagian dalam pasar. Pedagang lain masih tertidur, akhirnya saya membangunkan mereka agar bisa lolos,” kata Muhidin.
Lelaki kelahiran Bogor 42 tahun silam tersebut menuturkan, api mulai menjalar tatkala ia dan rekan-rekannya tengah salat Subuh di lantai 2 pasar.
Setelah salat, mereka melihat kepulan asap mulai menebal dari lantai bawah pasar. Tanpa aba-aba, Muhidin cepat-cepat membereskan dagangannya dan menuju tempat pedagang lain tertidur.
”Saya merangkak untuk menuju tempat teman-teman tertidur, karena asap semakin tebal.”
Selepas membangun pedagang lain, Muhidin bahu membahu dengan rekan-rekannya mencoba memadamkan api.
Tapi api semakin membesar dan menyambar dari satu kios ke lapak lain, termasuk gerai dan uang puluhan juta miliknya.
Walau kehilangan uang, Muhidin turut andil menyelamatkan orang-orang sehingga tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Berita Terkait
-
Pasar Blok A Terbakar, Ada Kerusakan Kecil di Infrastruktur MRT Jakarta
-
Pasar Blok A Terbakar, Muhidin Selamatkan Teman daripada Duitnya Rp 25 Juta
-
Masih Ada Asap, Pedagang Blok A Tetap Cari Barang yang Bisa Diselamatkan
-
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Blok A Akan Dipindah ke Pasar Pondok Indah
-
Pemprov DKI Kasih Santunan Rp 10 Juta ke Korban Kebakaran Pasar Blok A
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis