Suara.com - Korea Selatan mendeteksi adanya tanda-tanda bahwa Korea Utara sedang memugar sebuah bangunan di lokasi peluncuran rudal jarak jauhRuda, Dongchang-ri, yang sebagian besar sudah dibongkar tahun lalu.
Kantor berita Yonhap yang dikutip dari Anadolu Agency melaporkan, bahwa Pyongyang sudah membongkar situs rudal, landasan peluncuran, dan jalur kereta api pada Juni 2018. Namun baru-baru ini tampaknya Pyongyang mulai membangunnya kembali.
Perkembangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah KTT Hanoi yang mempertemukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tentang denuklirisasi Semenanjung Korea.
Sebuah think-tank yang berbasis di Washington, Beyond Parallel, juga mengklaim bahwa satelit komersialnya mendeteksi Korea Utara yang sedang membangun kembali landasan peluncuran roket jarak jauh di situs Sohae.
"Fasilitas itu sudah tidak aktif sejak Agustus 2018. Jadi aktivitas baru-baru ini mengindikasikan aktivitas yang disengaja dan terarah," kata Yonhap mengutip Beyond Parallel.
Selama pertemuan ketiganya dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Pyongyang September lalu, Kim menawarkan untuk "membongkar situs Dongchang-ri secara permanen di hadapan para ahli internasional".
Setelah KTT Hanoi berakhir, Trump mengatakan bahwa dia tidak dapat memenuhi permintaan Kim untuk mencabut penuh sanksi atas Pyongyang.
Berita Terkait
-
Kisah Kim Sin-yeol Hidup Sendiri di Kawasan Konflik Korsel - Jepang
-
AS Salahkan Kim Jong-un Atas Gagalnya Pertemuan di Vietnam
-
Usai Bertemu Kim Jong-un, Trump Akhiri Latihan Perang dengan Korsel
-
Presiden Trump Ceritakan Kegagalan Perundingan Korut Kepada Dua Sekutunya
-
Persamuhan Kim Jong Un dan Trump Berakhir Buntu, AS Tolak Cabut Sanksi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook