Suara.com - Bagi sebagian orang, melakukan penelitian akan terasa menakutkan lantaran tema yang diteliti biasanya berat dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Namun, sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) milenial ini justru membuat terobosan terbaru dalam melakukan penelitian, hingga membuat penelitian unik, lucu, menyegarkan dan bisa jadi juga tidak terlalu penting.
Sejumlah penelitian unik ini pun didaftarkan dalam Indonesia Fun Science Award (IFSA) 2018 yang digelar oleh Swiss German University. Merujuk pada data dari IFSA 2018, dari total 123 penelitian yang dikirimkan dari 21 provinsi di Indoneesia ada 20 penelitian yang masuk dalam nominasi.
Kompetisi ini memang digelar dengan mengangkat tema penelitian yang unik dan menarik namun tetap memenuhi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Pemenang kompetisi ini akan mendapatkan hadiah liburan ke Jerman.
Berbagai ide penelitian pun muncul dari para anak SMA di seluruh Indonesia. Bila dulu penelitian terlihat kaku, namun para anak SMA berhasil merubah pandangan bahwa penelitian menjadi satu hal yang menyenangkan.
Beberapa penelitian yang dibuat oleh para anak SMA milenial ini pun tampak tidak penting namun begitu menarik untuk dicari tahu. Berikut deretan judul penelitian anak SMA yang unik dan menarik itu.
1. Pengaruh Tingkat Kemiringan Kepala Wanita Terhadap Eksistensi Diri Siswa di SMA Negeri 1 Pinrang, dari SMAN 1 Pinrang.
2. Kepo Terhadap Mantan (Orbiting) Sebuah Analisis Stalking Behavior, dari SMAN 15 Surabaya.
3. Korelasi Kejomloan Terhadap Frekuensi Bermain Game, dari SMA Kristen Tri Tunggal-Semarang.
4. Intensitas Bercermin Siswi Ipa dan Siswi IPS, dari SMAN 5 Semarang.
Baca Juga: Juru Parkir Kedapatan Bawa Ganja Saat Polisi Gelar Razia Lalu Lintas
5. Antara Candu dan Rindu Aroma Kotoran Pada Tepian Kuku Ibu Jari Kaki, dari SMAN 1 Klaten.
6. Korelasi Antara Jumlah Kacang Tanah Dalam Rempeyek Dengan Harganya, dri SMA Narada – Jakarta Barat.
7. Hubungan Antara Hari Sekolah dan Mandi Padi Pada Siswa SMAN 4 Merauke, dari SMAN 4 Merauke.
8. Hubungan Suhu dan Cuaca Terhadap Tingkat Kemageran Siswa, dari SMA Al-Abidin Bilingual School – Surakarta.
9. Jari Tangan Manakah yang Paling Sering Digunakan Orang untuk Mengupil, dari MA PPMI Assalaam – Sukoharjo.
10. Berani Menang di Ronde Pertama Gunting-Batu-Kertas, dari SMAN 5 Yogyakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19