Suara.com - Panitia konser Dewa 19 All Star bertajuk "Hadapi dengan Senyuman" berjanji akan kembali menggelar konser tanpa mendatangkan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno.
"Jadi murni kita gelar konser. Kemungkinan tidak mendatangkan Sandiaga Uno," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Konser Dewa 19 All Stars, Didik Darmaji menyebut kegagalan penyelenggaraan konser tersebut karena karena tidak mengantongi ijin keramaian.
Dikatakan Didik Darmaji, konser tetap akan dilaksanakan untuk mengobati kekecewaan penonton atau Baladewa (penggemar Dewa 19).
"Kita tetap akan menggelar konser untuk mengobati kecewa para penonton. Namun kami masih mencari hari yang pas untuk bisa digelar di Grand City Covention and Exebition, Surabaya," jelasnya.
Jika tidak memungkinkan digelar di Grand City, tambah Didik, maka panitia akan mencari alternatif tempat lain.
"Intinya kita akan tetap menggelar konser. Kalau di Grand City tidak memungkinkan, kami akan mencari tempat lain. Kemungkinan akan kita gelar di tempat outdoor. Kalau outdoor pilihannya bisa jadi Lapangan Kodam V Brawijaya," tandasnya.
Diketahui beberapa tiket yang dijual panitia konser kepada Baladewa--pengemar Dewa 19 itu sebesar Rp 200 ribu.
Sejatinya, konser bertajuk ‘Hadapi Dengan Senyuman’ ini yang rencananya akan digelar pada Minggu (10/3/2019) malam itu akan dimeriahkan dengan sederet artis Republik Cinta. Selain itu, Virzha Idol dan ustaz Dery Sulaiman juga awalnya akan mengisi acara tersebut. Namun, konser itu batal digelar karena pihak panitia penyelenggara tidak memiliki surat ijin keramaian.
Baca Juga: Andi Arief Sebar Foto Surat Suara Dibawa Truk Beraksara Asing, Ini Faktanya
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Konser Solidaritas Ahmad Dhani Batal Digelar, Uang Tiket Fan Dipulangkan
-
Sandiaga Janjikan Lapangan Kerja untuk Anak Bangsa Bukan Orang Asing
-
Konser Hadapi Dengan Senyuman Ahmad Dhani Batal, Sandiaga: Mohon Maklum
-
Sandiaga Sedang Makan, Ikannya Diambil Bobby Kucing Kesayangan Prabowo
-
Sandiaga Tak Kenal Ulama HTI yang Dimaksud Ketum PPP
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
-
Proyek Pengembangan Setu Babakan yang Berujung Jalan Berlumpur, Pedagang: Putar Balik Aja!
-
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus