Suara.com - Sandiaga Uno menyatakan akan memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia jika dirinya bersama Calon Presiden Prabowo Subianto menang di Pilpres 2019.
Ia berujar rakyat akan makmur karena bisa menikmati hasil dari kekayaan alam Indonesia yang berlimpah.
Pernyataan Sandiaga itu disampaikan melalui akun instagram @sandiuno usai dirinya berkampanye menemui masyarakat di lebih dari 1.400 titik selama 7 bulan.
Salah satu janji yang ia tulis ialah pemberian lapangan kerja yang ditujukan khusus untuk putra-putri bangsa bukan tenaga kerja asing (TKA).
"Oleh karena itu, di bawah kendali ekonomi Prabowo - Sandi, kami pastikan bangsa yang besar ini dengan kekayaan alam yang melimpah di dalamnya, dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyatnya. Saya dan Pak @prabowo pastikan lapangan kerja yang tercipta untuk putra-putri bangsa, bukan untuk tenaga asing," tutur Sandiaga, Senin (11/3/2019).
Sandiaga mengatakan, bersama Prabowo ia akan menghadirkan keterjangkauan dan stabilnya harga-harga yang sekaligus berdampak pada turunnya biaya hidup. Dengan begitu, menurutnya, masyarakat tak hidup dalam kesusahan.
"Ajang Pilpres ini bukan tentang kemenangan Prabowo - Sandi, tapi kemenangan rakyat Indonesia, oleh karena itu sangat penting sekali untuk menggunakan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya untuk menjumpai sebanyak-banyaknya masyarakat sehingga kita tahu apa yang mereka betul-betul butuhkan," tulis Sandiaga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS
-
IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
-
Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan
-
Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun