4. Setelah pintu dibuka Daeng, korban masuk dan mencari Wati dengan maksud mengambil bayi hasil hubungannya dengan Wati.
5. Setelah masuk ke kamar, korban mengambil bayi yang tertidur di samping Wati.
6. Setelah korban masuk ke kamar, korban berhasil mengambil bayi dan menggendong bayi tersebut.
7. Pada saat korban berhasil menggendong bayi tersebut, korban kemudian menuju ke luar kontrakan.
8. Pada saat korban mencoba membawa bayi tersebut, korban di hadang Daeng. Daeng berkata "jangan dibawa anak itu". Korban menjawab, "ini urusan saya".
9. Pada saat korban berhasil di hadang, terjadi cek cok antara korban dan tersangka Daeng.
10. Pada saat cekcok, Daeng kemudian mengambil tabung gas elpiji yang berada di dapur. Saat korban marah dan lengah, Daeng langsung melayangkan tabung gas ke arah wajah korban sebelah kiri sebayak 1 kali.
11. Dengan posisi korban yang jatuh, tersangka Wati langsung mengambil bayi tersebut. Tersangka Wati kemudian membawa bayi tersebut ke dalam kamar tidur.
Setelah Wati ke kamar, tersangka Daeng mengangkat badan korban sambil memukul kepala korban menggunakan tabung gas sebanyak 6 kali.
Baca Juga: Hari Ini, Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Eljon Manik di Bekasi
Untuk memastikan korban tak berdaya, korban menginjak-injak dada korban sebanyak 4 kali.
12. Tersangka Wati kembali dari kamar menuju dapur dan mengambil dompet, 2 unit handpone, 2 unit charger hp dan 2 unit power bank. Wati kemudian membawa barang-barang tersebut ke dalam kamar.
13. Setelah memastikan korban tidak berdaya, tersangka Daeng mencari tali dari karet ban di tumpukan karung.
Tersangka Daeng selanjutnya meminta karung beras dari saksi 2 yang sedang mengayak arang.
Tersangka Daeng kemudian mengambil 2 karung beras bekas diatas tumpukan arang lalu mengikat kaki korban. Tersangka kemudian kembali ke dapur dan memasukan tubuh korban ke dalam karung.
14. Setelah tubuh korban masuk ke dalam karung, tersangka Daeng mengangkat tubuh korban yang berada di karung ke gudang arang.
Sesampainya di gudang kosong, tersangka menutupi tubuh korban dengan lemari yang sudah rusak.
15. Tersangka Daeng kembali ke dapur membersihkan darah korban dan menyuruh tersangka Wati mengambil air di kamar mandi.
16. Tersangka Daeng kemudian mandi dan ganti baju lantaran bajunya terkena darah korban.
17. Tersangka Daeng kemudian menuju kamar dan mengambil dompet milik korban. Daeng kemudian keluar dan membakar dompet milik korban.
18. Tersangka Daeng kembali ke kamar dan berpamitan dengan Wati untuk mengojek di pangkalan. Pada pukul 21.00 WIB, tersangka Daeng berangkat bekerja.
19. Tersangka membeli plastik di warung
20. Minggu pukul 02.00 dini hari, Daeng kembali dari bekerja dan kembali ke kontrakan tersebut. Tersangka Daeng mengambil kantong plastik di bagasi motor.
Tersangka Daeng masuk ke dalam gudang dan memasukan korban yang telah terbungkus karung ke dalam plastik sampah warna hitam.
Tersangka Daeng memotong tali tambang untuk mengikat karung berisi korban di bagian kepala dan kaki.
21. Mayat korban diangkut ke atas motor jenis Mio milik tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan