Suara.com - Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tiba-tiba didatangi sekolompok mahasiswa dan masyarakat yang menggelar aksi massa menolak konsep wisata halal diterapkan, Rabu (13/3/2019).
Bupati yang baru saja hendak menuju Gedung DPRD Tana Toraja dicegat dan dipaksa menandatangani surat penolakan wisata halal di Toraja.
Namun, Nico tak mau menandatangani surat itu dan bergegas meninggalkan massa menuju ruang B gedung DPRD Tana Toraja.
Nico sendiri menegaskan, sudah sepakat menolak wisata halal masuk Toraja. Tapi, dirinya masih ingin berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah untuk memastikan apakah konsep itu boleh tak diterapkan di Toraja.
“Jadi nanti, kalau DPRD kita sudah menolak, kita bakal sama-sama menolak wisata halal. Saya akan tandatangani surat kalian,” kata Bupati Nico kepada massa, seperti diberitakan Kabarmakassar.com—jaringan Suara.com.
Untuk diketahui, konsep wisata halal dicetuskan oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Namun, di sejumlah daerah termasuk Toraja, usulan itu menjadi polemik.
Berita Terkait
-
Ma'ruf Amin Tuding Sandiaga Contek Idenya soal Wisata Halal di Bali
-
Kubu Prabowo Curiga Menteri Pariwisata Tak Paham Konsep Wisata Halal
-
Ide Wisata Halal Sandiaga, Fahri Hamzah: Trauma Halal Pengidap Islamophobia
-
Ditolak Pemprov Bali, BPN Jelaskan Konsep Wisata Halal Sandiaga Uno
-
3 Kegiatan Wisata Halal di Kampung Glam Singapura, Wajib Mampir!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026