Suara.com - Polresta Depok akhirnya berhasil menangkap Rian Konang pelaku begal yang sempat buron usai melukai leher korbannya dengan celurit di Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (13/3/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.
Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana mengatakan, Rian Konang ditangkap di Kelurahan Rawa Panjang, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.
"Pelaku ini yang diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 dan atau 351 KUHP pidana," kata Arya di Mapolresta Depok, Kamis (14/3/2019).
Menurut Arya, dalam aksi kejahatannya, Rian tidak sendiri. Ia beraksi bersama temannya, Alfiansyah yang sudah terlebih dahulu dicokok polisi. Keduanya diketahui sudah beraksi di dua lokasi.
Pertama di atas jalan fly over UI arah Kelapa Dua Pondok Cina, Beji Depok. Lalu di Jalan Ridwan Rais RT03 / 03, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok.
"Rian dan Alfiansyah ini melakukan aksinya tidak segan melukai korbannya. Di dua tempat ini pelaku menyabet korban dengan menggunakan senjata tajam. Sehingga mengakibatkan luka sobek pada bagian punggung sebelah kiri korban yang terjadi di Fly Over Universitas Indonesia (UI)," Arya menjelaskan.
"Sedangkan korban berikutnya luka pada leher bagian kiri korban, mengalami luka sobek akibat sabetan sebilah celurit yang terlapor gunakan," imbuh dia.
Sementara dari pengakuan para pelaku, mereka sudah beraksi di 24 titik di wilayah Depok dan Jakarta.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Takut Aksi Cabul Terungkap, Ustaz DI Kumpulkan Puluhan Santrinya Usai Salat
Berita Terkait
-
Beraksi Kembali di Depok, Begal Lukai Leher Korbannya Pakai Celurit
-
Gagal Ambil HP Suparman, Dua Begal Masih SMP Diamankan Polisi di Depok
-
Sulistiono Begal di Depok Saban Malam untuk Kasih Makan Anak - Istri
-
Terlibat Duel dengan Begal, Tangan Kiri Pelajar SMK di Depok Nyaris Putus
-
Polisi Ringkus Kawanan Begal yang Beraksi di Depok
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan