Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019) malam. Dalam pertemuan tertutup tersebut, membahas kampanye ke sejumlah daerah dan koordinasi untuk menghadapi kampanye rapat umum atau kampanye akbar.
Prabowo mengatakan, ia dan AHY sudah melakukan sinkronisasi soal rancangan kampanye yang akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU.
"Kita berencana untuk berkoordinasi yang lebih dekat menghadapi putaran terakhir kampanye terbuka," kata Prabowo usai melakukan pertemuan dengan AHY di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019) malam.
Selama pertemuan, AHY menyampaikan sejumlah laporan terkait hasil kampanyenya selama ini di sejumlah daerah di Indonesia. Sebaliknya, Prabowo juga melaporkan soal yang sama kepada AHY.
Setelah mendengar pemaparan hasil kampanye tersebut, Prabowo optimis kuatnya sinergi antara Partai Demokrat dengan Prabowo - Sandiaga di sisa masa kampanye menjelang hari pencoblosan yakni pada 17 April mendatang.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan kader-kader Partai Demokrat di daerah untuk memenangkan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 di Pilpres 2019.
"Kita optimis menghadapi hari-hari yang akan datang dan kita merencanakan untuk sinergi di 32 hari terakhir ini. Kita, saya sangat gembira dukungan dari Partai Demokrat, dari pak SBY dan seluruh jajaran partai Demokrat," ujarnya.
"Saya ke kabupaten ke provinsi saya selalu disambut oleh tokoh-tokoh Demokrat di daerah, dari massa pendukung Demokrat di daerah dan saya sampaikan apresiasi, terima kasih atas dukungannya tersebut," Prabowo menambahkan.
Untuk diketahui, kampanye rapat umum atau kampanye akbar untuk Pemilu 2019 akan diselenggarakan pada 24 Maret hingga 13 April. KPU sebelumnya sudah membagi ke dalam dua zona.
Baca Juga: Iluni FT UI: Pesta Demokrasi Senang-senang, Bukan Menyebar Hoaks
Berita Terkait
-
Kubu Prabowo: Konpers Keluarga Aktivis 98 Korban Penculikan, Politis
-
Pengamat CSIS: Ketidakpercayaan Prabowo terhadap Hasil Survei Tidak Fair
-
AHY Lakukan Pertemuan Tertutup di Kediaman Prabowo
-
Jokowi - Prabowo Akan Saksikan Debat Cawapres, Pengamanan Diperketat
-
Prabowo Lebih Percaya Hasil Survei Internal, Pengamat: Sampaikan ke Publik!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius