Suara.com - Bioskop Senen, Gedung bioskop tua yang konon sudah ada sejak tahun 1920-an itu sempat mencapai masa kejayaanya pada tahun 1980 hingga 1990-an sebagai tempat hiburan di Ibu Kota Jakarta. Berbagai film produksi Nasional, Mandarin, Barat dan India pun kerapat diputar di sana.
Di persimpangan Senen, Jakarta Pusat, sebuah papan reklame bertuliskan Grand Theater dan Mulia Agung Theater itu masih tampak terlihat, meski samar lantaran telah berkarat. Sementara, dari luar banguanan gedung bioskop itu tampak telah usang termakan usia. Beberapa sisi banguanannya terlihat telah mengalami kerusakan.
Nadi (53) warga Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat menjadi saksi sejarah kejayaan biskop tua Grand Theater dan Mulia Agung Theater. Nadi mengaku hampir setiap bulan menonton bioskop di Grand Theater yang berlokasi tak jauh dari rumahnya itu.
“Sering sebulan ya bisa sekali sampai tiga kali nonton,” tutur Nadi saat ditemui di depan Gedung Bioskop Grand Theater, Senen Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).
Nadi mengatakan terkahir sebelum bioskop itu berhenti beroperasi, sekitar tahun 2016 harga tiket di Grand Theater yakni seharga Rp 5.000 sementara untuk Sabtu - Minggu Rp 10.000. Sedangkan, untuk harga tiket di Mulia Agung Theater Rp 8.000 dan Sabtu - Minggu Rp 15.000.
“Bedanya kalau di Mulia Agung itu udeh pake AC kalau Grand kan masih kipas,” imbuhnya.
Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek itu mengungkapkan cerita lain yang kerap terjadi di bioskop tua tersebut. Nadi mengatakan sekitar tahun 2000-an Bioskop Senen jadi tempat muda mudi bermesraan.
Di sekitarnya, banyak perempuan menjajakan diri. Bahkan bukan hanya perempuan, lelaki pun juga. Ada pula pria penyuka sesama jenis yang yang menjajakan diri di sekitar bioskop. Berdasarkan pengakuannya, justru jumlah pria penyuka sesama jenis di sana jauh lebih banyak.
“Banyakan yang laki-laki itu, perempuannya mah dikit,” bebernya.
Baca Juga: Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet
Suatu ketika, Nadi bahkan mengkau pernah mengantar salah satu pria tersebut. Menurutnya, kebanyakan pria-pria tersebut lebih ramai di hari Sabtu. Biasanya, kata Nadi setiap malam minggu ada midnight show di bioskop Grand Theater, yang mana pemutaran film bisa sampai larut malam.
“Saya pernah antar malam-malam ke kostan cowok itu,” imbuhnya.
Berdasarkan cerita orang-orang sempat beberapa kali ditemukan ada pasangan yang melakukan mesum di dalam bioskop ketika waktu pemutaran film sudah selesai.
“Belum, tapi banyak yang cerita film udah beres ada yang masih berduaan nggak tahunya malah mesum,” ungkapnya.
Cerita serupa juga disampaikan Yati (60) warga Kembang Sepatu, Senen, Jakarta Pusat. Yati merupakan penjual rokok dan minuman yang biasa mangkal di depan gedung bioskop Grand Theater dan Mulia Agung Theater. Sementara suaminya sendiri sempat bekerja sebagai penyobek tiket di Grand Theater.
Berita Terkait
-
Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet
-
Curhat Warganet Pergoki Sejoli Mesum di Bioskop, Kesaksian Lain Lebih Parah
-
Ada yang Aneh dari Poster Film Dilan 1991, Warganet Temukan Ini
-
Film Mia and the White Lion, Kisah Haru Persahatan Manusia dan Hewan Liar
-
19 Hari Diputar, Film Orang Kaya Baru Tembus Sejuta Penonton
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi