Yati mengatakan perempuan dan pria penyedia layanan plus-plus itu memang biasa ramai di setiap malam Minggu. Mereka biasa berkumpul sedari sore sebelum midnight show yang biasa dimulai sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.
Saking ramainya, kata Yati, bahkan dirinya mengaku jika setiap ada midnight show warungnya itu pun mampu meraup omset hingga Rp 400 ribu.
“Kalau hari biasa mah ya paling Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu. Kalau ada midnight kan itu ramai terus,” imbuhnya.
Berkenaan dengan itu, Yati mengungkapkan kekinian semenjak bioskop Grand Theater dan Mulia Agung Theater ditutup sudah tidak ada lagi baik perempuan maupuan laki-laki penyedia layanan plus-plus di sekitar sana.
Sementara itu, Dani Mulyana (48) mantan proyeksionis atau pemutar roll film dengan proyektor analog di bioskop Grand Theater dan Mulia Agung Theater pun tak menampik jika banyak penonton yang melakukan aksi mesum di dalam bioskop. Meskipun, Dani mengaku tidak pernah memergoki langsung. Tapi menurutnya, jika diketahui pihak keamanan bioskop mengetahui hal itu sudah pasti langsung di usir.
Selain itu, Dani juga membenarkan memang sebagain besar yang melakukan mesum di bioskop tersebut justru pasangan laki-laki sesama jenis. Kebanyakan yang dipergoki oleh petugas kemanan justru pasangan sesama jenis tersebut.
“Ya kebanyakan itu lah istilahnya ‘gay’ di situ 80 persen lah,” ungkapnya.
Meski begitu, Dani menyangkal jika bioskop Grand Theater dan Mulia Agung Theater disebut sebagai bioskop yang dikenal kerap memutar film-film erotik. Dia juga menegaskan, ditutupnya bioskop tersebut tidak ada keterkaitannya dengan itu. Dani mengungkapkan salah satu faktor ditutupnya bioskop lantaran memang sudah sepi penonton dan banyaknya pesaingan antara perusahaan bioskop serta sulitnya memperoleh film roll.
“Itu yang disebut ‘esek-eske’ itu namanya juga sorotan. Kalau menurut saya, kita harus menghargai sebuah karya film. Menurut saya film nggak ada apa-apanya lah kalau disebut ‘esek esek, karena sebuah produksi film sebelum masuk bioskop juga sudah ada lembaga sensor, paling sebatas ciuman-ciuman lah romantis kalau ‘esek-esek’ itu mah nggak ada,” kata Dani.
Baca Juga: Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet
Berita Terkait
-
Aksi Bapak-bapak Merokok di Bioskop Ini Bikin Kesal Warganet
-
Curhat Warganet Pergoki Sejoli Mesum di Bioskop, Kesaksian Lain Lebih Parah
-
Ada yang Aneh dari Poster Film Dilan 1991, Warganet Temukan Ini
-
Film Mia and the White Lion, Kisah Haru Persahatan Manusia dan Hewan Liar
-
19 Hari Diputar, Film Orang Kaya Baru Tembus Sejuta Penonton
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko