Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) akan merilis penangkapan pelaku kasus pembajakan terhadap dua mobil tangki milik PT. Pertamina, Selasa (19/3/2019), petang ini. Pelaku yang ditangkap lantaran menjadi dalang dua mobil pengangkut BBM yang dibawa para pedemo dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) berujuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, kemarin.
"Iya (pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina) sudah ditangkap," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/3019).
Namun, Argo tak merinci lebih jauh terkait jumlah pelaku yang telah ditangkap. Dia hanya mengatakan hal tersebut akan dijelaskan secara rinci saat polisi melaksanakan rilis kasus tersebut yang dijadwalkan pada pukul 15.00 WIB.
"Untuk lengkapnya nanti saat rilis," tambah Argo.
Sementara itu, berdasarkan data yang berhasil dihimpun diduga ada 10 orang yang ditangkap. Mereka adalah Nuratmo, Rakasiwi, Heri Sugiri, Purwadi, Zakaria, Dewi, Kadmana, Tarigan, Aris, juga Hendrik.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto menyebut, pembajakan dua mobil tangki milik PT. Pertamina terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat dua mobil tersebut selesai isi bahan bakar di SPBU Plumpang, tiba-tiba dihadang oleh orang tak dikenal.
"Kemudian mau ke arah Tangerang. Sebelum masuk tol Ancol, dicegat oleh beberapa orang tidak dikenal," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.
Mengetahui dua mobil tersebut dilarikan menuju kawasan Monas, Jakarta Pusat, Polres Metro Jakarta Utara langsung berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Pusat. Budhi menyebut pihaknya akan memproses dalang dari aksi pembajakan tersebut.
"Sudah kami identifikasi, tadi langkah kita adalah mengupayakan dengan para pendemo dan Polres Metro Jakarta Pusat untuk bisa melepaskan tangki tersebut. Alhamdulillah jam 11.00 WIB tadi sudah berhasil dipisahkan," jelasnya.
Baca Juga: 4 Kuliner Favorit Versi Go-Food di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi
Berita Terkait
-
Polisi Datang ke Posko Awak Mobil Tangki, 2 Orang Dibawa
-
Kasus Skimming Kerabat Prabowo, Polisi Periksa 10 Saksi
-
Dibawa Pedemo ke Depan Istana, Otak Pembajak Mobil Pertamina Dibekuk Polisi
-
Pakai Jilbab, Kerabat Prabowo Subianto Ini Gondol Mesin ATM ke Apartemennya
-
Sayat Korban Pakai Cutter, Waspadai Perampok Nyamar Jadi Sopir Taksi Online
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?