Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan bukan hal mustahil bagi Prabowo - Sandiaga untuk menyalip dan mengungguli elektabilitas pesaingnya, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin. Menurut LSI Denny JA, hal demikian bisa dilakukan melalui para pendukung dengan militansi tinggi.
Selain itu, peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman mengatakan turunnya langsung Prabowo Subianto ke tengah rakyat dengan intensitas lebih banyak seperti yang dilakukan pasangannya Sandiaga juga bisa mendongkrak perolehan suara.
"Kalau menyalip itu terkait ketat dengan survei ini. Survei ini kan ada dugaan bahwa pemilih pak Prabowo militan dan kemudian dengan sentimen ada underdog effect pada saat ini mereka menggalang konsolidasi. Bisa saja mereka menyalip," kata Ikrama di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).
"Jadi faktornya bukan hanya selisih elektabilitas tapi potensi golput diantara pemilih. Jadi kalau pemilih pak Prabowo dimaksimalkan 100 persen sedangkan di pemilih, ini kan selisih 20 persen, misalnya swing voters terbagi atau swing voters diambil banyak oleh pak prabowo misalkan," sambungnya.
Ia berujar, peluang Prabowo - Sandiaga untuk mengambil swing voters tersebut masih terbuka lebar dibanding pasangan Jokowi - Maruf Amin.
"Karena pertama mereka akan lebih terpacu dengan posisi elektabilitas, sehingga merasa punya kebutuhan untuk mengampanyekan mereka yang belum memilih. Kemudian mendorong yang tadi saya bilang militansi pemilih. Walaupun pada hari ini militansi pendukung pak Prabowo lebih kuat. Apalagi dikantong-kantong tadi seperti FPI, HTI dan sebagainya, ketiga adalah penetrasi kampanye," tutur Ikrama.
"Ini penetrasi kampanye kalau kita lihat di lapangan jangkauan pak prabowo sandi kan lebih kepada aktivitas langsung kandidat. Mesin2 lain seperti kampanye door to door yang masih dilakukan pak jokowi itu tidak terlihat di kunu pak prabowo artinya memang sisa waktu terakhir," ujarnya.
Diketahui dari survei terakhir LSI Denny JA, pasangan Jokowi - Maruf Amin unggul 20 persen di atas Prabowo - Sandiaga. Beredasarkan survei tersebut, Jokowi-Maruf memperoleh suara 58,7 persen. Sementara, Prabowo - Sandiaga sebesar 30,9 persen.
Baca Juga: Begini Caranya Terlihat Lebih Muda dengan Concealer
Berita Terkait
-
Terungkap, Sandiaga Sumbangkan Rp 75,9 Juta Gaji Wagub DKI ke Kaum Dhuafa
-
Kubu Jokowi: Gaji Disumbangkan Tapi Kebijakan Pro Kapitalis, Buat Apa
-
LSI Denny JA: Golput di Pilpres 2019 Rugikan Jokowi - Ma'ruf
-
Sandiaga Ditolak di Banyuwangi, Rocky Gerung Bilang Ini
-
Evaluasi Debat Ketiga dan Persiapan Debat Keempat, KPU Gelar Rapat Tertutup
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas