Suara.com - Alvin Adithya Darmawan, sang pilot gadungan, masih menjalani pemeriksaan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta terkait aksinya. Kepada polisi, Alvin mengakui terobesi menjadi pilot.
Memang nasib menjadi pilot belum berpihak pada Alvin. Seusai lulus dari bangku SMA, Alvin sempat daftar sekolah penerbangan, namun gagal.
"Yang bersangkutan mengakui terobsesi untuk jadi pilot. Sewaktu lulus SMA, sempat daftar sekolah pilot namun gagal," ujar Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno- Hatta Komisaris James Hasudungan Hutajulu kepada Suara.com, Jumat (22/3/2019).
Sebelumnya, Alvin terpaksa dibekuk petugas lantaran mengaku-ngaku sebagai pilot sebuah maskapai penerbangan Garuda Indonesia.
Penangkapan itu terjadi ketika pelaku memasuki Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten Jumat (22/3/2019) siang tadi.
"Pada sekitar 11.40 WIB, penumpang atas nama Alvin Adithya Darmawan yang mengaku sebagai Pilot Garuda melakukan check in," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Victor Togi.
Saat gerak-geriknya dicurigai dan dianggap asing, seorang kapten pilot Garuda lalu mendatangi Alvin yang berseragam bak pilot profesional.
Pilot gadungan itu gelagapan ketika ditanya-tanya kapten pilot Garuda. Alhasil, keberadaan Alvin kemudian dilaporkan ke polisi.
Kekinian, Alvin masih berada di Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna dimintakan keterangan lebih jauh.
Baca Juga: Amankah Baterai Mobtrik Terhadap Lingkungan? Coba Disimak ...
Saat diringkus, petugas tidak menemukan benda mencurigakan seperti narkotika saat membekuk Alvin. Sejauh ini, Alvin hanya kedapatan berpura-pura sebagai pilot.
Berita Terkait
-
Masuk Bandara Sambil Berlagak Jadi Pilot Garuda, Alvin Ditangkap
-
Boeing Perbaharui Perangkat Lunak 737 MAX 8 dan Beri Pelatihan ke Pilot
-
Kocaknya Dua "Pilot" Geber Motor, Menara Kontrol Ada di Atas Pohon!
-
Kisah Pilot Palsu, 20 Tahun Terbangkan Pesawat Komersial
-
Seorang Pilot Tulis Pesan Unik di Langit Australia, Begini Penampakannya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan