Suara.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung keberhasilan era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kampanye terbuka Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto di Bandung, Jawa Barat.
Anak sulung SBY itu menyinggung beberapa program yang telah dijalankan saat SBY menjabat sebagai presiden keenam.
AHY berbicara tentang program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri) hingga subsidi listrik, BBM dan yang lainnya.
"Jika itu semua masih dirasa perlu maka jangan salah pilih pilihlah nomor 2 pasangan Prabowo subianto dan partai Demokrat nomor 14," kata Agus dalam pidatonya di stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).
Selain itu, Agus menyinggung kondisi Indonesia kekinian. Salah satunya soal melemahnya perekonomian di tanah air yang menjadi isu dan banyak diperbincangkan masyarakat beberapa waktu terakhir.
"Banyak permasalah rakyat yang kita hadapi, mulai dari melemahnya ekonomis menurunkannya daya beli naiknya harga-harga bahan pokok, pasar BBM listrik semua naik yang turun apa? Harga dirinya yang turun," tukasnya.
Menurutnya, kalau partai Demokrat bisa menduduki banyak kursi di legislatif, maka permasalahan ekonomi yang melilit Indonesia akan segera diselesaikan.
"Jika lima tahun mendatang partai Demorkrat kuat di DPR. Jika kami partai Demokrat bisa masuk ke pemerintah nasional maka kami meyakinkan program pro rakyat tadi bisa kami wujudkan bersama dan di bawa ke pemimpinan bapak Prabowo," tukasnya.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Pelatih Lyon Rela Jika Posisinya Digantikan Jose Mourinho
Berita Terkait
-
Ada Faktor Sandiaga di Balik Naiknya Elektabalitas Prabowo - Sandiaga
-
Ini Bocoran Nama Menteri Jika Prabowo Menang
-
Kampanye di Bandung, Prabowo Lempar Ini Kepada Masa Pendukungnya
-
ASN Terlibat Kampanye Terbuka, Mendagri: Serahkan Saja Ke Panwas
-
Usai Temani Ani Yudhoyono Semalaman, AHY: Pamit Ya Memo Sayang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa