Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan bakal menyerahkan urusan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kampanye Terbuka ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).
Kampanye terbuka yang berlangsung dari 24 Maret sampai 13 April ini sudah dinyatakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar tidak dihadiri ASN.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Lebih lanjut, ia mengatakan nantinya Panwaslu akan melakukan telaah, pemeriksaan, dan pemanggilan, apabila mendapat laporan adanya keterlibatan ASN di kampanye terbuka.
"Tugasnya ada pada Panwas. Silahkan Panwas lakukan telaah, koreksi, pemanggilan, pengadilan sesuai ketentuan undang-undang yang ada," ujar Tjahjo di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Rabu (27/3/2019).
Tjahjo mengakui dalam menangani keterlibatan ASN saat rapat umum, pihaknya atau Kemendagri akan terbuka. Termasuk, komisi ASN yang dinaungi Kemendagri juga akan kooperatif dalam membantu pengawasan ASN yang terlibat di kampanye terbuka.
"Kami dari pihak kemendagri, dari pihak ASN saya kira terbuka. Kita akan bantu," kata Tjahjo.
Sebelumnya, Bawaslu RI melarang ikut hadir atau berpartisipasi dalam kampanye terbuka dua pasangan peserta Pilpres 2019, baik rapat umum Jokowi – Maruf Amin maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, pelarangan itu berdasarkan aturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Bahkan, PNS juga tetap dilarang ikut kampanye terbuka meskipun diselenggarakan pada hari libur.
"ASN) tak boleh berpihak. ASN tak boleh mengikuti kampanye terbuka. Sabtu - Minggu atau libur juga tidak boleh," ujar Bagja di Kantor KPU Pusat Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).
Baca Juga: Mengutil Jam Mewah di Bandara, Eks Pilot Wings Air Ternyata Klepto
Berita Terkait
-
MenPAN RB Catat Jumlah PNS Tak Netral Kurang dari 1 Persen
-
MenPAN RB Larang PNS Pamer Dukung Capres-Cawapres di Medsos
-
Soal Pengamanan Pemilu, TNI Sesuaikan Tingkat Kerawanan Daerah
-
Komisi II DPR RI RDP dengan KPU Bahas Urutan Penghitungan Surat Suara
-
Dukung dan Suka ke Prabowo, Guru di Tulungagung Diminta Nyatakan Menyesal
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026