Suara.com - Calon Presiden Jokowi memberikan alasan matematis untuk melarang rakyat Indonesia golput di Pilpres 2019. Jokowi mengajak masyarakat Sulawesi Barat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum 2019 karena pemilu menelan dana triliunan rupiah.
Jokowi saat melakukan orasi politik di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (29/3/2019) mengatakan bahwa negara telah mengeluarkan dana triliunan rupiah untuk menyelenggarakan pesta demokrasi itu.
"Apa yang ingin saya sampaikan, jangan sampai pemilu yang menghabiskan triliunan rupiah, partisipasi masyarakat tidak banyak. Harus kita ajak masyarakat untuk berbondong-bondong ke TPS,” ujar Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak masyarakat untuk datang berbondong-bondong ke TPS mengenakan baju putih. Menurut dia, kostum putih telah menjadi ciri khasnya dan Cawapres Ma'ruf Amin.
"Biar inget ke TPS pakai baju putih. Coblos pakai baju putih," kata Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi menggelar kampanye akbar di Mamuju, Sulawesi barat. Jokowi meminta pendukungnya bekerja keras memenangkan dirinya dan Maruf Amin di Pilpres 2019.
Jokowi mengaku memasang target lebih dari 74 persen di Sulbar.
"Saya pengalaman pada tahun 2014, di Sulbar ini mendapatkan 74 persen. Itu saya enggak datang (kampanye), lo. Itu saya enggak datang, la, ini datang. Mestinya bisa di atas 74 persen," ucap Jokowi. (Antara)
Baca Juga: Sosok Merakyat, PUSAD Klaim Jokowi Unggul 56,8 Persen di Jatim
Berita Terkait
-
Sosok Merakyat, PUSAD Klaim Jokowi Unggul 56,8 Persen di Jatim
-
Begini Tata Kelola Pemerintahan Jokowi Jika Menang Pilpres 2019
-
Minggu, Jokowi Lihat Proyek Tol Manado-Bitung Sepanjang 39,9 Kilometer
-
Kiai Muda NU di Probolinggo Bulat Dukung Jokowi-Ma'ruf
-
Survei Terbaru CSIS: Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup