Suara.com - Ratusan hektare kebun karet dan sawit milik warga di sejumlah desa di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung terendam banjir.
Yahman, warga Desa Wira Bangun Kecamatan Simpang, mengatakan area kebun mereka sudah terendam dalam sepekan terakhir.
"Akibatnya, usaha masyarakat di tempat kami terhenti total karena komoditas itu merupakan mata pencaharian utama," kata Yahman, seperti diberitakan Antara, Sabtu (30/3/2019).
Ia menerangkan, hingga saat ini curah air hujan di Mesuji masih tinggi, sehingga kebun karet dan sawit warga yang sebagian besar berada di pinggiran sungai tersebut masih terendam banjir.
"Hari ini kelihatannya debit Sungai Mesuji naik kembali dan air mulai menggenangi kebun sawit dan karet," kata dia.
Petani karet lainnya, Gianto warga Dusun Pa, Kecamatan Wayserdang menuturkan, meski banjir belum surut, sebagian besar kebun karet dan sawit warga yang berada di dataran rendah masih terendam banjir, sehingga tidak bisa menyadap karet dan memanen sawit .
"Ia berharap banjir cepat surut, karena sudah mengganggu perekonomian warga. Kami juga mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah," tambahnya.
Berita Terkait
-
Cerita Rugi Besar Pengusaha Fotocopy saat Jakarta Banjir, Rugi Rp 5 Juta
-
Sebagian Wilayah Makassar Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
-
Ribuan Kuburan di Jakarta Utara Terendam Banjir Sejak 2003
-
Kerap Banjir, TPU Semper Disulap Warga Jadi Pemancingan Ikan
-
Diguyur Hujan Deras, 2 Titik di Jakarta Timur Banjir Hingga 40 Sentimeter
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu