Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyesalkan cara diplomasi internasional Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebab Jokowi tidak menghadiri sidang umum PBB sebanyak empat kali.
Hal ini dikatakan Juru Bicara BPN, Riza Patria saat menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat (29/3/2019). Riza menyinggung diplomasi internasional Jokowi itu saat ditanyakan perihal salah satu tema debat pilpres yakni hubungan internasional.
"Hubungan diplomatik pak Jokowi, kami sayangkan hampir empat kali sidang umum PBB pak Jokowi gak pernah hadir," ujar Riza di Kantor KPU Pusat.
Riza juga menyinggung Jokowi yang tidak fasih berbahasa Inggris menjadi penyebab ketidakhadirannya di Sidang Umum PBB. Menurut Riza, seharusnya Jokowi tidak perlu khawatir tidak bisa berbahasa Inggris saat ke luar negeri.
"Saya kira gak perlu khawatir kalau Jokowi gak bisa bahasa Inggris, gak masalah. Kita ini kalau keluar negeri ya pakai bahasa Indonesia," ujar Riza.
Namun Riza juga berharap pemimpin seharusnya memiliki kemampuan berkomunikasi dan pengetahuan yang mumpuni. Menurut Riza, kemampuan tersebut menjadi latar belakang yang penting bagi seorang pemimpin.
"Memang tentu kita harapkan pemimpin-pemimpin punya bahasa kemampuan bahasa, skil komunikasi pengetahuan yang cukup. Latar belakang yang baik tentu itu menjadi penting," pungkas Riza.
Berita Terkait
-
Tema Debat Keempat Sudah Melekat, Jokowi Siap Debat dengan Prabowo
-
Sebelum Debat, KPU Arahkan Jokowi dan Prabowo Tak Saling Serang Personal
-
Kampanye Dulu di Cilegon, Sandiaga Nobar Debat Capres di Jakarta
-
Moeldoko Sebut Jokowi Siap Debat dengan Prabowo Besok
-
Tina Talisa Sebut Isu Hoaks Jokowi PKI Mirip dengan Isu Obama Muslim
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan
-
KPK Ungkap Kepala KP Pajak Banjarmasin Mulyono Rangkap Jabatan Jadi Komisaris Sejumlah Perusahaan
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu