Suara.com - Di debat pilpres sesi keempat, Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, pendidikan Pancasila harus dibangun sejak dini. Bukan sekedar dari TK namun harus dibangun dari PAUD.
Dalam debat yang digelar di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam, Jokowi mengatakan, Pancasila adalah kesepakatan para pemimpin bangsa, sejarah-sejarah mengenai Pancasila harus diberikan di dalam pendidikan-pendidikan anak-anak sejak dari PAUD, bukan hanya dari TK.
"Tetapi, yang paling penting adalah, bagaimana memberikan pendidikan pancasila ini dalam kehidupan dalam berbangsa dan bernegara," ujar dia.
Anak-anak harus bertoleransi, karena Indonesia terdiri dari 714 suku, 1.100 bahasa daaerah, dan Indonesia juga terdiri dari berbagai macam budaya serta berbeda-beda beragama.
Untuk menumbuhkembangkan pendidikan Pancasila, kata Jokowi, pemerintahannya telah mendirikan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Agar Pancasila semakin ditanamkan pada generasi muda, Jokowi mengatakan, kekinian harus bisa dilakukan lewat visual-visual di media sosial. Baik di media Facebook, Instagram maupun Twitter.
Berita Terkait
-
Jokowi di Debat Keempat Pilpres 2019: Saya Akan Bentuk Pemerintahan Dilan
-
Debat Capres Dimulai, Prabowo: Korupsi di Indonesia Stadium IV
-
Bocoran yang Akan Disampaikan Prabowo dalam Debat Pilpres Keempat
-
Ma'ruf Amin: Enggak Usah Diberi Masukan, Jokowi Sudah Menguasai Kok
-
Maruf Amin Tak Kasih Masukan Debat untuk Jokowi: Beliau Menguasai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound