Suara.com - Puluhan orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka akibat badai dahsyat yang melanda bagian selatan Nepal pada Minggu (31/3/2019) malam, demikian keterangan pejabat dan polisi.
Perdana Menteri Nepal K.P. Sharma Oli dalam cuitannya menuliskan 25 orang tewas dan sekitar 400 orang lainnya terluka.
"Sejumlah helikopter telah disiapkan untuk segera memberi penyelamatan dan bantuan," tulis Oli dalam unggahannya seperti dilansir Reuters.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Rajesh Paudel, kepala Distrik Bara, wilayah yang dihantam badai, mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan bertambah saat tim penyelamat masih berupaya menjangkau mereka yang terkena dampak.
Bara terletak di sekitar 62 kilometer selatan Kathmandu dan berbatasan dengan Negara Bagian Bihar, India.
Hujan badai sebelum musim hujan kerap melanda Nepal selama musim semi, namun jarang yang kelebatannya menyebabkan banyak korban.
Pejabat kepolisian Sanu Ram Bhattarai melaporkan bahwa tim penyelamat telah dikerahkan ke sejumlah desa yang terkena dampak, namun untuk menjangkau para korban pada malam hari sulit.
Sejumlah stasiun TV menyebutkan badai yang disertai hujan lebat menumbangkan sejumlah pohon, tiang listrik dan telepon hingga menewaskan orang-orang.
Baca Juga: Gus Nadir: MUI Gagal Paham Bedakan Khilafah dan Khalifah, Parah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui