Suara.com - Nasib mengenaskan menimpa seorang bayi 3 bulan di sebuah mal di Dongguan, China. Ia tewas setelah terlepas dari gendongan ibunya dan jatuh dari eskalator.
Sebuah rekaman yang kini viral menunjukkan, seorang ibu menggendong bayinya ketika menuruni eskalator. Ia juga membawa anak sulungnya, yang berdiri di dekatnya.
Baru mengambil dua langkah dan berada di eskalator selama 3 detik, wanita itu kehilangan keseimbangan dan miring ke kiri. Putranya yang masih bayi pun jatuh dari gendongannya, terjun dari lantai 3 ke lantai dasar.
Setelah itu, si ibu dan anak sulungnya bergegas menuju lantai dasar, tetapi saat dicek, napas korban sudah berhenti dan dia benar-benar tidak bergerak. Dua anggota keluarga korban itu lantas menangis di tempat kejadian.
Petugas kemudian bergegas memberikan pertolongan, tetapi nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi. Korban insiden pada Sabtu (30/3/2019) itu meninggal dunia.
Pihak berwenang setempat masih melakukan penyelidikan dan mengatakan bahwa kasus itu tampaknya hanya sebuah kecelakaan yang mengerikan dan terjadi tanpa ada unsur kesengajaan.
Berita Terkait
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud
-
Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama
-
Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda