Suara.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan adanya isu bagi kursi menteri untuk partai pengusung pasangan 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bisa melukai hati rakyat, karena Pemilu juga belum selesai.
"Saya khawatir justru isu semacam ini (bagi-bagi kursi menteri) bisa melukai rakyat," kata AHY di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019).
Sebelumnya Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, mengatakan akan memberikan jatah menteri kepada Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional (PAN) jika abangnya terpilih sebagai presiden pada 17 April. Ia tak menyebut nama Partai Demokrat.
AHY sendiri mengaku tidak tertarik untuk membicarakan posisi kabinet yang akan disusun oleh pasangan nomor urut 02. Menurutnya hal itu sangat tidak patut, karena pemilihan belum dilakukan.
AHY juga mengatakan Partai Demokrat tidak terlalu sibuk untuk mempermasalahkan posisi apa yang bisa diberikan kepada partai pengusung untuk kabinet nanti.
"Kurang elok pemilihan belum dilakukan, belum tahu siapa yang menang, kemudian sudah berpikir tentang menteri," tuturnya.
AHY berharap pada Pemilu ini bisa menghadirkan wajah baru dalam pemerintahan dan tidak lagi ada isu yang bisa melukai hati rakyat karena elitenya sibuk mengurusi kepentingan pribadi.
Partai Demokrat lanjut AHY lebih fokus untuk mengurusi kepentingan rakyat melalui perjuangan memenangkan para caleg atau wakil rakyat yang sedang berjuang.
"Kita fokus saja soal program kita kepada rakyat jangan mencederai rakyat," ujarnya.
Namun, dirinya juga tidak menampik sudah ada perbincangan sejak awal keterlibatannya pada susunan kabinet mendatang, akan tetapi itu memang keniscayaan politik.
"Sebenarnya Partai Demokrat sejak awal secara langsung telah ditawarkan terlibat kabinet mendatang. Jumlah posisinya tidak bisa kita jelaskan," tutup AHY. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?