Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendesak DPRD Jakarta untuk segera memproses dua nama cawagub pengganti Sandiaga Uno yang sudah diajukan ke Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Anies minta pendampingnya ditunjuk dan segera bekerja sebelum Pemilu 2019 digelar.
Anies kemudian menganggap rencana DPRD Jakarta memproses pendamping barunya ditunjuk setelah Pemilu 17 April 2019, terlalu lama. Dia meminta hal itu jangan sampai terjadi.
"Pilpres kapan ya (17 April) berapa minggu lagi? (2 minggu lagi). Anda (wartawan) kan cuma butuh saya titik dua kelamaan (Anies: Kelamaan). Jangan lah," kata Anies saat ditemui di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (5/4/2019).
Sementara, Ketua DPRD Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan hingga saat ini belum ada perkembangan terbaru terkait proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Politikus PDIP itu menganggap anggota dewan sedang sibuk kampanye.
Prasetio memprediksi pembahasan mengenai pemilihan Cawagub DKI baru bisa dilakukan serius oleh anggota dewan ketika Pemilu 2019 selesai.
"Tinggal 16 hari lagi. Kalau kita ini, ya, mereka sosialisasi diri sendiri dengan pasangan capres. Jadi enggak mungkin buat mereka, berat turun lapangan (lalu) masuk ke sini (DPRD). Ini (pemilihan Cawagub) setelah tanggal 17 (April) kali," kata Prasetio kepada wartawan, di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019) lalu.
Untuk diketahui, proses pemilihan cawagub di DPRD Jakarta sedang membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur, yang bertugas untuk membuat Tata Tertib (Tatib) dan membentuk Panitia Pemilih (Panlih).
Adapun Pansus tersebut diisi oleh perwakilan fraksi-fraksi DPRD DKI Jakarta, dan jumlah anggotanya proporsional dengan jumlah kursi yang dimiliki oleh fraksi. Namun hinga saat ini baru 3 fraksi yang mengajukan anggotanya untuk jadi anggota Pansus.
Sementara kedua partai pengusung yaitu PKS dan Gerindra, telah mengajukan dua nama cawagub, yaitu mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.
Baca Juga: Hanum Rais Tolak Bandara Baru Yogyakarta Dioperasikan Sebelum Pemilu 2019
Berita Terkait
-
Ditegur Anies, Adhi Karya Akan Tambah Pompa Air Atasi Banjir di Proyek LRT
-
Atasi Tanggul Jatipadang Jebol, Anies Akan Bangun Sodetan di Kali Pulo
-
Anies Tinjau Penyebab Banjir di Cawang dan Pancoran karena Proyek LRT
-
Anies dan Ketua DPRD Tinjau MRT, Anak-anak Histeris Sampai Naik Kursi
-
Diundang ke Balai Kota, Anies Sebut Keluarga Almarhum Naufal Masih Trauma
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi
-
Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik
-
6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup
-
3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama