Suara.com - Rafika Dewi (25) menawarkan ginjalnya di Facebook untuk membiayai pengobatan anaknya yang tengah terbaring di rumah sakit.
Ibu muda yang disapa Fika itu mengaku, tujuannya menjual ginjal karena sang suami tak lagi sanggup membayar biaya pengobatan anaknya.
Saat dikunjungi Suara.com di bangsal anak kelas III ruang Irna Wijaya Kusuma, RSUD dr Iskak Tulungagung, Fika mengaku, unggahan tersebut dia buat pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, hanya beberapa saat setelah suaminya menyampaikan lewat saluran telepon bahwa dirinya tak sanggup lagi mencari biaya.
"Saya sudah tidak tahu lagi harus bagaimana. Jangankan buat biaya berobat, buat beli susu, pempers dan makan juga dari bantuan teman-teman," ujar Fika.
Ketika ditanya apakah dia sungguh serius bermaksud menjual ginjalnya, Fika dengan nada serius dan meninggi mengaku niatnya sudah bulat.
"Serius saya mas. Sekarang pun kalau ada yang mau saya jual," tegasnya.
Buah Hati Fika Didiagnosa Menderita Infeksi Pusar
Sekadar informasi, anak Fika yang baru berumur 46 hari itu didiagnosa menderita infeksi pusar.
Akibat penyakit itu, pusarnya bernanah dan perutnya menjadi buncit. Kata Fika, anaknya juga terkadang sulit untuk bernafas sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr Iskak pada Rabu (3/4) lalu.
Baca Juga: Miris! Ibu Muda di Jambi Nekat Jual Ginjal untuk Hidupi 2 Anaknya
Fika bukanlah warga asli Tulungagung, atau tepatnya dia tidak memiliki KTP Tulungagung. Meski sudah beberapa tahun pindah ke Tulungagung, dia tidak pernah mengurus kepindahan domisili dari kota asalnya, Kotabumi, Lampung.
"KTP saya mati 2017, dan beberapa bulan lalu hilang," ujarnya.
Sementara suaminya yang warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Tulungagung sudah menyerah mengusahakan jalan keluar karena selalu gagal mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk meringankan biaya pengobatan buah hatinya.
Meski kondisi buah hatinya saat ini sudah membaik setelah dirawat selama lima hari di RSUD dr Iskak Tulungagung, Fika mengaku tidak tahu bagaimana kelak membayar biaya pengobatan anaknya jika sudah diperkenankan pulang oleh pihak rumah sakit.
Fika Tak Punya Identitas dan Ditinggalkan Suami
Fika yang sudah tidak memiliki kartu identitas diri ternyata sejak Sabtu malam sudah tidak bisa menghubungi suaminya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan