Suara.com - Penyanyi religius Haddad Alwi membuka kampanye akbar Jokowi - Maruf Amin di Lapangan Stadion Singaperbangsa Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). Haddad Alwi menghibur ribuan peserta kampanye sambil menunggu kehadiran Joko Widodo - Maruf Amin.
Haddad Alwi bersama ribuan peserta kampanye mendendangkan shalawat dan menyanyikan lagu-lagu religi.
Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Karawang.
"Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 nanti akan hadir di Karawang," kata Ketua PKB setempat Ahmad Zamakhsyari.
Para peserta kampanye itu sendiri berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat. Ribuan massa pendukung pasangan antusias ikut kampanye itu
Terlihat massa menyemut membentuk barisan dari mulai pintu masuk stadion hingga panggung sejak pukul 07.00 WIB. Sementara Jokowi - Maruf Amin tiba di stadion sekitar pukul 09.50 WIB.
Jokowi - Amin disambut massa dengan teriakan "Menang, menang, menang,".
Jokowi pun dalam pidatonya menyatakan rasa bangganya melihat antusiasme warga Karawang dalam kampanye terbuka ini.
"Luar biasa, hari ini saya sangat berbahagia sekali bisa hadir di Kabupaten Karawang," kata Jokowi.
Baca Juga: Bisik-bisik Jokowi Jika Target Suara di Karawang Gagal Tercapai
Relawan yang hadir tampak mengenakan kaus bergambar Jokowi-Ma'ruf Amin. Ada juga yang mengenakan baju partai serta mengenakan caping berwarna merah putih dengan gambar paslon 01.
Massa kampanye terdiri dari relawan, warga Karawang simpatisan Jokowi-Ma'ruf dan massa kekuatan inti partai politik yang tergabung dalam koalisi capres-cawapres nomor urut 01 serta muslimat NU se-Jawa Barat.
Dalam kampanye terbuka ini, dihadiri oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Erick Thohir. Acara juga dimeriahkan oleh penyanyi nasyid Hadad Alwi. Hadad mengajak massa menyanyikan lagu Ilir-ilir yang telah digubah.
"Jokowi-Jokowi, Jokowi - Maruf Amin, itulah pilihanku, pilihanku nomor satu, pilihanku nomor satu," kata Hadad.
Massa pun mengikuti nyanyian tersebut seraya bertepuk tangan. (Antara)
Berita Terkait
-
Bisik-bisik Jokowi Jika Target Suara di Karawang Gagal Tercapai
-
Ruhut Singgung Kampanye Prabowo-Sandiaga: Pengunjung 150 Ribu Serasa 1 Juta
-
Rizal Ramli Sebut Megawati Minta Menteri BUMN Rini Dipecat, Jokowi Menolak
-
Kampanye Jokowi Hari Ini, Dari Karawang Hingga Kampung Halaman di Solo
-
Luncurkan 'Jokowi Travelling Story', Penulis: Bukan Terkait Pilpres
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana