Suara.com - Ketua Bawaslu RI Abhan menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019). Abhan mengatakan kunjungannya kali ini untuk mengajak KPK kerja sama menangani pelanggaran Pemilu 2019, khususnya terkait politik uang.
Jelang masa tenang Pemilu, Abhan mengaku akan fokus dalam menangani politik uang yang rawan terjadi saat pesta demokrasi. Dalam penanganannya Abhan akan menyinergikan Bawaslu dan KPK untuk beberapa perannya.
"Ini menjelang masa tenang kurang beberapa hari lagi, maka tentu kami akan fokus pada persolan bagi-bagi uang. Ada beberapa hal yang barang kali bisa disinergikan dengan peran KPK dalam pemberantasan korupsi," ujar Ketua Bawaslu, Abhan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).
Selain itu, Abhan mengatakan kedatangannya ke gedung merah putih juga bertujuan untuk mengundang pimpinan KPK hadir di acara Apel Pengawasan Bawaslu Nasional yang akan digelar Jumat (12/4/2019) besok.
Ia berharap ada pimpinan KPK yang bisa hadir dalam apel tersebut, karena juga akan membahas mengenai politik uang.
"Jadi kami besok ada acara apel patroli pengawasan jajaran Bawaslu kami secara nasional. Ini dalam rangka untuk menghadapi masa tenang terutama fokus pengawasan kami terkait dengan persoalan politik uang. Harapan kami besok ada pimpinan KPK ada yang hadir," jelas Abhan.
Lebih jauh Abhan mengatakan, pihaknya sampai hari ini sudah menangani 25 kasus politik uang. Beberapa diantaranya sudah divonis dan diberikan sanksi bahkan didiskualifikasi.
"Terkait politik uang, ada beberapa kasus yang sudah kami tindak lanjuti dan sudah vonis, ada sekitar 25 kasus tindak pidana kualifikasi politik uang dan sudah kami tindak lanjuti sampai pada sanksi administratif diskualifikasi ada," pungkas Abhan.
Baca Juga: Sindir Politik Uang, Capres Prabowo Subianto Malah Dikasih Duit
Berita Terkait
-
Bukan Hoaks, Bawaslu Telusuri Keaslian Surat Suara Tercoblos di Malaysia
-
Beredar Foto Anak SD Ditempel Stiker Jokowi, Adik Prabowo: Enggak Boleh Itu
-
Foto Anak SD Ditempel Stiker Jokowi, FPI: Enggak Ada Tindakan Bawaslu?
-
Bowo Sidik Akan Ajukan Justice Collaborator, KPK: Ada Syaratnya
-
Bawaslu: Kampanye Jokowi dan Prabowo Masih Banyak Libatkan Anak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!