Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap M. Banampera selaku GM Rolling PT. Krakatau Steel terkait kasus suap pengadaan barang dan peralatan senilai Rp 24 miliar, Selasa (16/4/2019), hari ini.
M. Banampera rencana diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro sebagai tersangka.
"Kapasitas Banampera kami periksa sebagai saksi untuk tersangka WSN (Whisnu Kuncoro)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Namun, Febri belum dapat memastikan apa yang akan didalami penyidik dari keterangan Banampera tersebut.
Selain Banampera , penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap pihak swasta pemberi suap kepada Wisnu, yakni Kurniawan Eddy Tjokro (KET) dan Kenneth Sutardja (KSU). Keduanya akan diperiksa sebagai tersangka.
"Untuk keduanya kami periksa kapasitas sebagai tersangka," ujar Febri
Untuk diketahui, Wisnu ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari dua pengusaha yakni Kenneth Sutardja (KSU) dan Kurniawan Eddy Tjokro (KET) dalam proyek pengadaan barang dan peralatan senilai Rp 24 miliar.
Dalam kasus ini, Kurniawan Eddy sempat melarikan diri saat KPK melakukan operasi tangkap tangan OTT pada Jumat (22/3/2019) lalu. Meski sempat buron, Kurniawan akhirnya menyerahkan diri ke KPK pada Selasa (26/3/2019) pagi.
Baca Juga: Kasus Suap Air Minum, KPK Periksa Komisaris PT Minarta Dutahutama
Berita Terkait
-
Suap Bowo Sidik, KPK Telisik Peran PT Pilog soal Penyewaan Kapal PT HTK
-
Kelar Diperiksa KPK, Siesa Bungkam Dicecar Isu Dekat dengan Bowo Sidik
-
Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag, KPK Panggil Ketua KASN untuk Saksi Romy
-
Kardus Serangan Fajar Bowo Sidik Dibongkar Lagi, Berisi 15 Ribu Amplop
-
Diperiksa KPK Kasus Rommy, Sekjen Kemenag Dicecar Proses Seleksi Jabatan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan