Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menunggu hasil hitung cepat atau quick count dan exit poll di rumahnya di Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Megawati akan didampingi sejumlah petinggi tim kampanye nasional Jokowi - Maruf Amin.
Sembilan partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) juga akan melakukan pemantauan selama pemungutan dan penghitungan suara.
Sebelum menyaksikan quick count dan exit poll, Megawati akan nyoblos di tempat pemungutan suara (TPS) di depan rumahnya, di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta.
Megawati Soekarnoputri bersama keluarga besarnya, melanjutkan tradisi menggunakan hak pilihnya, memilih bersama masyarakat setempat di lapangan Kebagusan, di depan rumah pribadinya yang sudah ditempatinya sejak tahun 1990-an.
Berdasarkan domisili, Megawati juga masih tercatat sebagai penduduk Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Ibu Megawati yang didampingi keluarga akan mencoblos di Kebagusan," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Hasto menjelaskan, Megawati dan keluarga akan menggunakan hak pilihnya, pada Rabu (17/4/2019) pagi. Di lokasi TPS tersebut, menurut Hasto, disediakan juga kuliner nusantara untuk sarapan pagi. (Antara)
Berita Terkait
-
Megawati Nyoblos di Kebagusan, Sediakan Kuliner Nusantara di TPS
-
Umumkan Quick Count Sebelum Pukul 15.00 WIB, KPU: Ada Sanksi Pidana!
-
MK Putuskan Lembaga Survei Bisa Umumkan Quick Count Pukul 15.00 WIB
-
Megawati: Kalau Panen Padi Jangan Langsung Ekspor, Suruh Rakyat Makan Dulu
-
Ketawa Dengar Prabowo Klaim Lebih TNI, Megawati: Mas Bowo Iki Kelewatan
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru