Suara.com - Calon Presiden Jokowi tidak ikut melakukan pemantauan hitung cepat bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kebagusan, Jakarta, Rabu (17/4/2019). Jokowi memilih untuk berkumpul dengan keluarga usai mencoblos.
Jokowi mengatakan akan menuju ke rumah makan setelah mencoblos.
"Habis ini makan. Nggak ada pemantauan. (Ke rumah Bu Mega?) Nggak ada. Saya ingin mau makan," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan setelah mencoblos, rasanya lega.
"Rasanya plong," kata Jokowi.
Jokowi dan istri Iriana tiba di TPS 08 Gambir, Jakarta Pusat, pukul 10.18 WIB. Keduanya terlihat mengenakan pakaian berwarna putih.
Jokowi dan istri terlihat memberikan surat undangan kepada petugas TPS. Setelah itu keduanya duduk di kursi yang sudah disediakan panitia sambil menunggu giliran mendapat surat suara dari petugas KPPS dan melakukan pencoblosan di bilik suara.
Petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara lebih dulu memperlihatkan satu persatu surat suara yang belum tercoblos. Setelah itu Jokowi masuk ke bilik suara. Sebelum mencoblos, Jokowi menmperlihatkan surat suara tersebut ke awak media.
Sekitar 3 menit kemudian giliran Iriana menuju bilik suara yang ada disamping tempat Jokowi mencoblos. Kurang dari dua menit mencoblos, Jokowi dan Iriana secara bersamaan memasukan surat suara ke dalam kotak yang sudah disediakan. Sesekali surat tersebut diperlihatkan ke awak media.
Baca Juga: Nyoblos di TPS 08, Jokowi dan Istri Acungkan Jari Kelingking ke Awak Media
Jokowi kemudian mencelupkan jari kelingking di kanan kanannya tanda sudah memberikan hak suara. Iriana juga mencelupkan jari kelingking di tangan kanan.
Setelah itu keduanya menunjukkan ujung jari kelingking yang suah tercelup tinta pemilu kepada awak media.
Berita Terkait
-
Nyoblos di TPS 08, Jokowi dan Istri Acungkan Jari Kelingking ke Awak Media
-
Inul Daratista Siap Tumpengan Jika Jokowi - Ma'ruf Amin Menang
-
Unggah Foto Jokowi - Prabowo Tertawa Bersama, Vicky Shu : Bismillah...
-
Pesan Jokowi untuk Gempita Nora Marten : Sayangi Papa dan Mama Terus Ya!
-
Bertemu Raja Salman, Jokowi Minta Tambahan 19 Ribu Kuota Haji Indonesia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut
-
Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
-
Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan
-
Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS
-
Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?
-
Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama
-
DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan
-
Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip
-
Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia