Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno belum dipastikan hadir dalam acara Syukur Kemenangan Indonesia. Acara itu digelar di depan rumah Capres Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019).
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Sandiaga masih dalam kondisi sakit setelah pencoblosan 17 April 2019.
"Bang Sandi belum sepenuhnya fit," kata Dahnil di Kediaman Sandiaga di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (19/4/2019).
Dahnil menerangkan, Sandiaga salat Jumat di Masjid At-Taqwa dekat kediamannya. Sehingga mantan Wagub DKI Jakarta itu tidak ikut salat Jumat di Masjid Al-Azhar bersama dengan Prabowo dan pendukung yang lain.
Ia menerangkan, Sandiaga akan melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit hari ini.
"Beliau akan melakukan cek darah dan pemeriksaan lain, karena kondisi beliau ya 7 bulan kampanye jadi kurang istirahat," kata Dahnil.
Menurutnya, jika hasil pemeriksaan kesehatan Sandiaga baik, ada kemungkinan suami dari Nur Asia Uno itu gabung dengan pendukung Prabowo yang lain di Kertanegara.
"Nanti semua akan dilihat dari hasil pemeriksaan, karena Pak Prabowo juga menyarankan Sandiaga untuk periksa ke rumah sakit," pungkas Dahnil.
Baca Juga: Wajah Tampak Lesu, Tampilan Sandiaga Uno Klaim Menang Bikin Warganet Iba
Berita Terkait
-
Gelar Syukuran Kemenangan, Spanduk di Panggung Tak Ada Nama Sandiaga
-
Wajah Tampak Lesu, Tampilan Sandiaga Uno Klaim Menang Bikin Warganet Iba
-
Pengamat Sebut Pemilu 2019 Hanya Menguntungkan Partai Pengusung Capres
-
Teriakan People Power Iringi Prabowo Tinggalkan Kertanegara
-
Soal Utusan Jokowi ke Prabowo, Wakil Ketua TKN: Kami Kan Tidak Boleh Nyebut
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO