Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ikut mengomentari hasil perolehan suara di 61 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 8 kecamatan daerah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Di 61 TPS di Kabupaten Boyolali, hasil perolehan suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin diklaim Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi – Maruf Boyolali menang 100 persen.
Hasto menilai kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf mengalahkan pasangan nomor urut 02 bukanlah wujud dari people power yang dipopulerkan Amien Rais, namun Boyolali merupakan kawasan basis PDI Perjuangan.
Tak hanya itu, Hasto menilai, sikap yang dilakukan Prabowo maupun tim suksesnya tidak sesuai dengan kultur Jawa, sehingga masyarakat tidak merespon yang ditunjukkan dengan hasil perolehan suara yang dimenangkan pasangan Jokowi-Amin.
"Tidak, karena ini kan kandang Banteng. Justru ketika sikap yang disampaikan oleh pak Prabowo dan timnya tidak sesuai dengan kultur Jawa, maka masyarakat merespon negatif," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (19/4/2019) malam.
Karenanya ia menilai wajar jika rakyat di Boyolali tak memilih pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Sebab, Prabowo pernah menyinggung tampang Boyolali.
"Ketika ada upaya tampang Boyolali yang menghina masyarakat Boyolali, maka kemudian mereka memberikan respon dalam suara seperti itu dan itu suatu hal yang wajar suara rakyat," kata dia.
Kemudian, lanjut Hasto, adanya aksi provokasi untuk membangun pos pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga yang diletakkan di pos pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Namun tetap politik kebaikan yang unggul, bukanlah upaya provokasi.
"Apalagi ketika ada aksi provokasi untuk membangun pos-pos pemenangan saja ditaruh di pos pemenangan Pak Jokowi. Ini bukan kultur keindonesiaan kita. Itu upaya provokasi yang akhirnya politik kebenaran yang menang, politik kebaikan itu yang unggul," tutur Hasto panjang lebar.
Baca Juga: Publik Diminta Melapor Jika Temukan Kesalahan dalam Realcount di Situs KPU
Sebelumnya, berdasarkan hasil penghitungan sementara hari kedua pascapencoblosan Pilpres 2019 yang dilakukan TKD Jokowi – Maruf Boyolali, hingga Kamis pukul 15.30 WIB, meraup 100 persen suara di 61 TPS pada 32 desa.
"Jumlah perolehan suara Jokowi – Maruf Amin terus bergerak naik, dan ada 61 TPS yang 100 persen suara untuk 01,” kata Ketua TKD Jokowi - Maruf Boyolali Paryanto, Kamis (18/4/2019).
Sementara di media-media sosial, warganet menilai kemenangan 100 persen Jokowi – Maruf Amin di banyak TPS Boyolali adalah balasan atas pernyataan Prabowo mengenai tampang Boyolali. Bahkan, tak sedikit warganet menilai kemenangan 100 persen Jokowi – Maruf Amin di Boyolali sebagai wujud people power alias gerakan rakyat — diksi yang belakangan dipopulerkan Amien Rais.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
-
Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya
-
Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego
-
KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel