Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menyindir kubu pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang dinilai kerap berteriak curang dalam proses Pemilu 2019.
Romli menilai jika terjadi kesalahan lebih baik dikoreksi dan tidak perlu berteriak curang. Sindiran itu disampaikannya lewat akun Twitternya, @GunRomli pada Rabu (24/4) kemarin.
Awalnya Guntur Romli menautkan berita dari salah satu media yang menyebutkan ada kesalahan ketik data hasil penghitungan suara ke dalam formulir C1 Plano di tempat pemungutan suara TPS 07 Cilowong, Taktakan, Kota Serang.
Di TPS tersebut, diberitakan ada kesalahan ketik, di mana perolehan suara Prabowo lebih sekitar 600 suara.
Menanggapi hal itu, Guntur Romli pun menilai jika terjadi kesalahan dalam menginput data, maka alangkah baiknya segera dikoreksi. Guntur Romli lantas menyindir tidak perlu berteriak curang seperti yang kerap dilakukan oleh pendukung Prabowo yang dinilai tidak bisa menerima kekalahan.
"Salah ketik, langsung dikoreksi, gak perlu teriak2 curang kayak pendukung @prabowo @sandiuno yg tidak terima kekalahan," cuit Guntur Romli lewat akun Twitter @GunRomli pada Rabu (24/4) kemarin seperti dikutip Suara.com.
Berita Terkait
-
Update Real Count KPU Pukul 09.00 WIB: Jokowi 55,91% - Prabowo 44,09%
-
Jawaban Telak KPU Saat BPN Prabowo Menyebut Ada 13 Juta 'Pemilih Gila'
-
2 Kali Masuk Rumah Sakit, Petugas KPPS di Semarang Akhirnya Meninggal
-
Real Count KPU Kamis Pagi: Jokowi 55,80% - Prabowo 44,20%
-
Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil