Suara.com - Ormas FPI membeberkan alasan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kalah di tempat pemungutan suara atau TPS dekat kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan Jakarta Barat. Salah satunya, karena di TPS dekat Rumah Habib Rizieq banyak pemilih dari komunitas bukan muslim.
Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis menepis soal tudingan omongan Habib Rizieq Shihab tak didengar sehingga menyebabkan Prabowo - Sandiaga kalah di sejumlah TPS di Petamburan, Jakarta Pusat yang dikenal sebagai kandang dari FPI.
Lubis mengatakan, faktor kekalahan Prabowo - Sandiaga tersebut bukan karena omongan Habib Rizieq Shihab yang menyerukan memilih paslon nomor urut 02 tidak didengar. Tetapi, kata dia, lantaran penempatan TPS tersebut berada di wilayah dengan mayoritas penduduk bukan muslim.
"Oh bukan [omongan Rizieq tak didengar]. Lihat yang di TPS TPS sebelahnya dong, kalau dilihat TPS sebelahnya baru ketahuan aslinya Jokowi berapa," kata Sobri Lubis.
Ia berujar, hal tersebut pula yang menyebabkan Jokowi - Maruf Amin mengungguli Prabowo-Sandiaga. Namun ia tidak mempermasalahkan kekalahan Prabowo, karena menurutnya, lokasi TPS tersebut.
"Memang kebanyakan memilih Jokowi, memang isinya orang - orang yang memilih Jokowi, nggak ada masalah," ujarnya.
Lubis menilai, penempatan sejumlah TPS ke wilayah dengan mayoritas pendukung 01 di Petamburan tersebut memang sengaja dilakukan. Ia menduga kesengajaan itu dibuat lantaran ada intrik dan penggiringan opini yang ingin dibentuk mengenai Prabowo-Sandiaga yang kalah di dekat kediaman Habib Rizieq.
"Saya rasa perlu ada koreksi kalau ternyata penempatan TPS itu akan menimbulkan dampak yang intrik-intrik seperti itu, nah ini perlu ada koreksi. Penempatan TPS supaya jangan dijadikan alat untuk mendeskreditkan kelompok yang lain. Kalau perlu netral saja di lapangan seperti itu, harus dijaga," tuturnya.
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin menanggapi terkait keunggulan suara paslon nomor urut 1 di dua TPS yang dikenal sebagai markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Prabowo Kalah di TPS Basis Pemilihannya, KPU Akui Salah Input Data C1
Juru Bicara TKN Jokowi - Maruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan, kemenangan Jokowi di markas FPI membuktikan bahwa omongan yang selalu dilontarkan oleh Imam Besa FPI, Habib Rizieq Shihab tidak berpengaruh sama sekali.
Ace lantas menyindir jika omongan Rizieq yang selalu kontra dengan Jokowi tersebut sama sekali tidak didengar oleh masyarakat. Ia pun meminta agar Rizieq yang dikenal vokal terhadap pemerintah, untuk tidak lagi banyak 'teriak'.
Tag
Berita Terkait
-
Ulama Kubu Prabowo Gelar Ijtimak Ulama III di Hotel Berbintang di Sentul
-
Jokowi Parodikan Siap Presiden Prabowo, BPN: Penistaan Terhadap TNI
-
Dua Partai Biru Diprediksi Bakal Membelot dari Kubu Prabowo ke Jokowi
-
Jokowi Parodikan "Siap Presiden" Prabowo, Fadli Zon Yakin Prabowo Menang
-
Pose Dahnil Anzar Bareng Vespa, Warganet Soroti Pajak Kendaraannya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden