Suara.com - Pergerakan real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (30/4/2019) siang masih menunjukan keunggulan suara untuk Capres - Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin.
Tercatat pada Pukul 14.00 WIB, jumlah suara yang masuk tercatat dari 454.472 tempat pemungutan suara atau 55,87656 persen dari total keseluruhan 813.350 TPS.
Merujuk pada data yang masuk tersebut, perolehan suara untuk Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin mencapai 47.950.606 suara atau 56,10 persen. Sedangkan Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebanyak 37.522.191 suara atau 43,90 persen.
Dari perbandingan tersebut, tercatat selisih suara antar kedua pasangan mencapai 10.428.415.
Sampai hari ke-13 pascapencoblosan 17 April 2019, tercatat baru satu provinsi yang real count KPU telah mencapai 100 persen, yakni Provinsi Bengkulu. Pada provinsi tersebut Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo - Sandiaga menunjukan keunggulan tipis yakni 2.929. Dengan perolehan suara Prabowo - Sandiaga sebanyak 585.583 suara, sedangkan Jokowi - Maruf 583.564 suara.
Selain itu, tercatat baru empat provinsi yang penghitungan real count-nya mencapai angka di atas 90 persen, yakni Provinsi Sulawesi Tenggara yang mencapai 96,6 persen, Gorontalo 95 persen, Kepulauan Bangka Belitung 94,9 persen dan Provinsi Bali 91 persen.
Sedangkan, data real count yang masih dibawah 20 persen adalah Provinsi Papua baru masuk sebanyak 4,1 persen, dan Papua Barat sebanyak 14,6 persen.
Berita Terkait
-
Hingga Selasa Pagi, Prabowo Tertinggal 10,23 Juta Suara dari Jokowi
-
Situng KPU Pukul 17.30 WIB: Suara Jokowi Makin Ngacir Jauhi Prabowo
-
BPN Sebut Temukan 9.440 Salah Input pada Situng KPU
-
Update Real Count KPU Senin Siang: Lewati 50 Persen, Selisih Suara Menjauh
-
Update Real Count KPU Senin Pagi: Jokowi 56,19% - Prabowo 43,81%
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir