- Presiden Trump menjamin Israel tidak akan menyerang lagi South Pars Gas Field setelah Iran menyerang fasilitas gas di Qatar.
- Serangan terhadap ladang gas terbesar dunia ini memicu kekhawatiran krisis energi global, menaikkan harga minyak mentah Brent.
- Trump mengancam akan menghancurkan South Pars secara total jika Teheran kembali melakukan serangan terhadap instalasi energi Qatar.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak akan ada lagi serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Teluk Persia setelah Iran membalas dengan menyerang fasilitas gas di Qatar.
Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan akibat serangan terhadap infrastruktur energi yang memicu kekhawatiran krisis global.
Trump mengatakan Israel tidak akan kembali menargetkan South Pars Gas Field, ladang gas terbesar di dunia yang menjadi sumber utama energi Iran.
Namun ia juga mengancam akan menghancurkan seluruh fasilitas tersebut jika Teheran kembali menyerang instalasi gas milik Qatar.
“Amerika Serikat, dengan atau tanpa persetujuan Israel, akan menghancurkan seluruh ladang gas South Pars dengan kekuatan yang belum pernah disaksikan Iran,” kata Trump dalam pernyataan di media sosial seperti dilansir dari AFP.
Serangan terhadap lokasi tersebut menandai eskalasi baru dalam perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang terus meluas di kawasan Timur Tengah.
Setelah serangan itu, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 5 persen hingga sekitar 108 dolar per barel.
Sementara minyak West Texas Intermediate juga menguat, didorong kekhawatiran bahwa konflik berkepanjangan akan mengganggu pasokan energi global.
Sebelumnya, Pemerintah Iran menyatakan fasilitas energi di ladang gas terbesar dunia, South Pars Gas Field, menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel di tengah perang yang terus memanas di Timur Tengah.
Baca Juga: Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri
Serangan tersebut dilaporkan memicu kebakaran di zona energi Asaluyeh, provinsi Bushehr, yang merupakan pusat produksi gas utama Iran.
Televisi pemerintah Iran mengutip pejabat setempat yang menyebut proyektil menghantam fasilitas di kawasan ekonomi energi South Pars.
Tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengendalikan api di kompleks yang memasok sebagian besar kebutuhan gas domestik negara itu.
Media Iran juga melaporkan gelombang serangan baru terjadi di beberapa wilayah lain, termasuk Teheran, Lorestan, Hamedan, dan Fars.
Dalam salah satu serangan di kota Dorud, sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan lainnya terluka, meski angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa
-
Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK
-
Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen
-
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek
-
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual
-
Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara
-
DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke
-
Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras
-
BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!