News / Nasional
Kamis, 19 Maret 2026 | 15:29 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Fauzan]
Baca 10 detik
  • Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 mencatat lonjakan signifikan pergerakan pemudik hingga Kamis, 19 Maret 2026.
  • Total penumpang angkutan umum dari H-8 hingga H-3 mencapai 7.753.476 orang, naik 10,95% dari 2025.
  • Sektor perkeretaapian menunjukkan kenaikan penumpang tertinggi sebesar 15,25% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Suara.com - Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi Kementerin Perhubungan (Kemenhub) sekaligus Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran 2026, Bernadette Endah Sekar Mayashanti menjelaskan pergerakan pemudik pada musim angkutan Lebaran tahun ini mengalami lonjakan signifikan.

Hingga Kamis (19/3/2026), dia mengungkapkan jumlah penumpang angkutan umum tercatat mencapai jutaan orang.

Bernadette menyampaikan total pergerakan penumpang dari H-8 hingga H-3 mencapai 7.753.476 orang.

"Untuk data sementara yang terhimpun hingga saat ini pada Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2025 pada H-3, yaitu akumulasi pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum dari H-8 sampai dengan H-3 sebanyak 7.753.476 orang," kata Bernadette di kantor Kemenhub, Jakata Pusat, Kamis (19/3/2026).

"Naik 10,95 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran tahun 2025, yaitu sebanyak 6.988.008 orang," tambah dia.

Dia juga menyebut kenaikan jumlah penumpang terjadi di seluruh moda transportasi. Peningkatan tertinggi terjadi pada sektor perkeretaapian.

"Untuk perkeretaapian naik 15,25 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Udara naik domestik dan internasional 6,88 persen. Untuk laut naik 6,82 persen," tutur Bernadette.

"Penyeberangan naik 13,40 persen dan darat naik sebanyak 7,64 persen dibandingkan dengan tahun lalu," lanjut dia.

Selain itu, arus kendaraan di jalan tol juga mengalami peningkatan.

Baca Juga: Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Menurut dia, jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat naik 4,35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Kemudian, Bernadette juga menyebut kendaraan yang masuk ke Jakarta justru melonjak lebih tinggi, yakni sebesar 14,24 persen.

Di wilayah Jabodetabek, pergerakan kendaraan baik yang keluar maupun masuk melalui gerbang tol tercatat meningkat sebesar 0,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Load More