Suara.com - Badan Pengawas Pemilu Lampung Timur (Bawaslu Lamtim), Lampung merekomendasikan kepada komisi pemilihan umum (KPU) setempat untuk membuka kotak suara, lantaran adanya dugaan hilangnya suara calon legsilatif dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketua Bawaslu Lampung Timur Uslih mengatakan ada dugaan suara PAN hilang di daerah pemilihan (Dapil) 7 di Kecamatan Batanghari Nuban. Untuk mencari tahu kebenarannya, lanjut Uslih, harus dibuka kotak suara untuk melihat C1 planonya.
"Jika terdapat bukti-bukti keberatan yang disampaikan, di desa mana dan TPS berapa saja indikasi tersebut terjadi," kata Uslih, Kamis (2/5/2019).
Uslih mengemukakan keberatan juga disampaikan PKS. Dengan adanya hal tersebut, ia menyatakan sudah cukup kuat sebagai acuan untuk membuka kotak suara.
"Form D2 keberatan saksi yang sudah disampaikan saksi PKS kepada PPK sudah cukup kuat sebagai acuan, untuk KPU mnindaklanjuti keberatan tersebut sebagimana juga sudah disampaikan kepada Bawaslu," ujarnya.
Sementara itu, PAC PAN Kecamatan Batanghari Nuban Yusni mengemukakan suara PAN berkurang sebanyak 288 suara. Karena itu, dia meminta KPU Lampung Timur membuka kotak suara untuk penghitungan ulang C1.
"Saya calegnya dan saya saksi juga dari PAN untuk tingkat KPU. Saya minta KPU membuka kotak suara supaya dihitung ulang berdasarkan C1, sebab suara coblos nama saya dan suara PAN hilang sebanyak 288 suara, Belum sampai ke pleno DPRD sudah bermasalah. DPT presiden dan DPR RI tidak sama jumlah DPT-nya," jelas dia.
Ia mengemukakan dari 13 desa yang ada di Kecamatan Batanghari Nuban suaranya hilang di 11 desa dengan total 288 suara.
Baca Juga: 'Tombo Kesel' Bikin Rileks Peserta Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Blitar
Berita Terkait
-
Prabowo - Sandiaga Menang Telak di Tanah Leluhur Ma'ruf Amin
-
Tak Ada Pelanggaran, Saksi Prabowo - Sandi Ogah Tandatangan Rekapitulasi
-
4 Mei, KPU Mulai Rekapitulasi Nasional Secara Manual
-
Real Count Kecamatan Pakal: Prabowo Keteteran Kejar Suara Jokowi
-
Harus Rampung 22 Mei, KPU Ungkap Masalah Rekapitulasi Ada di Kecamatan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran