Suara.com - Aktris Cinta Laura menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke luar Jawa.
Menurut keterangan Cinta Laura, yang tertulis di akun Twitter-nya, @xcintakiehlx, Selasa (30/4/2019), rencana pemindahan ibu kota tersebut sangat bijaksana. Ia pun membubuhkan ungkapan 'Siap Presiden!' pada cuitan itu.
Dalam kicauan tersebut, Cinta Laura juga menyertakan foto dirinya saat berkostum mirip pengibar bendera sambil berpose hormat.
"Siap Presiden @jokowi! Sangat bijaksana bila ibu kota dipindahkan keluar Jawa," ungkap Cinta Laura di Twitter.
Beberapa warganet kemudian menanyakan alasan Cinta Laura mendukung rencana tersebut. Aktris berdarah Jerman ini pun menjawab, "Supaya kesejahteraan lebih merata, tidak tertumpuk di pulau Jawa."
Pertanyaan lain pun juga muncul dari seorang warganet, yakni terkait asal dana pemindahan ibu kota itu.
Menurut Cinta Laura, Jokowi memang menggunakan uang negara untuk pembangunan karena ia menganggap capres petahana tersebut pemimpin yang pekerja keras dan jujur.
"Karena Presiden @jokowi pekerja keras, jujur, dan tidak korupsi, semua uang/kekayaan negara dipakai untuk membangun infrastructures supaya rakyat sejahtera!" jawab dara 25 tahun itu.
Diketahui, Jokowi telah menyebutkan sebelumnya bahwa kepentingan yang lebih besar untuk bangsa, negara, dan kepentingan visioner jangka panjang sebagai negara besar dalam menyongsong kompetisi global juga harus dipikirkan dalam persiapan pemindahan ibu kota.
Baca Juga: Ibu Kota Mau Pindah, Risma Cuma Mau Surabaya Jadi Kota Bisnis
"Ketika kita sepakat menuju negara maju, pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah, apakah di masa yang akan datang DKI Jakarta sebagai ibu kota negara mampu memikul dua beban sekaligus, yaitu sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik sekaligus pusat bisnis? Beberapa negara sudah mengantisipasi perkembangan negaranya yang akan datang dengan memindahkan pusat pemerintahannya. Contohnya banyak sekali: Korea Selatan, Brasil, dan lain-lain. Kita ingin berpikir visioner untuk kemajuan negara ini," ucap Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Ibu Kota Mau Pindah, Risma Cuma Mau Surabaya Jadi Kota Bisnis
-
Eko Patrio Belum Setuju Ibu Kota Dipindahkan
-
BPN: Meski Jokowi Mau Memecah Belah Koalisi, Insyaallah Kami Tidak Goyah
-
Jokowi Didesak Dicoret, Moeldoko: Negara Kita Bukan Berdasarkan Ijtimak!
-
Ngobrol 4 Mata di Istana, AHY: Alhamdulillah Senang Ketemu Pak Jokowi
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura