Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, mendapat kritik dari seorang warganet tentang Bahasa Indonesia yang ia gunakan.
Kaesang dianggap tidak mampu menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh pengguna akun Twitter @paber_sitorus.
Kritik itu disampaikan @paber_sitorus sebagai balasan untuk kicauan Kaesang yang seluruhnya menggunakan huruf kapital dan berbunyi, "Kalo mau jadi distributor/reseller/agen bisa hubungi +62 819-0918-1189."
Tanpa menghiraukan tulisannya sendiri dan terkesan tidak begitu serius, @paber_sitorus berkomentar, "Anak penimpin negeri ini, bhs indonya ngak beres. Saya jd malu nih...!"
Beberapa followers Kaesang pun menyerang balik dengan mengkritik Bahasa Indonesia @paber_sitorus.
Namun, tak begitu dengan Kaesang sendiri. Ia malah membalas kicauan @paber_sitorus itu dengan ejaan yang lebih parah dan gaya tulisan 'alay'.
"Siyap, m0HoN m44F," tulis Kaesang.
Beberapa followers Kaesang pun menimpali gurauan idolanya itu dengan komentar bergaya penulisan 'alay' pula.
"g4s t3r005," komentar @MasJaw976.
Baca Juga: Gagal Baper, Begini Gombalan Kaesang Pangarep untuk Kekasihnya
"Ciyap pleciden," tambah @BeraniAsyik.
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Baper, Begini Gombalan Kaesang Pangarep untuk Kekasihnya
-
Akun @KwikKianGie Sindir Putra Jokowi, Asli atau Palsu?
-
Kaesang dan Gibran Ribut soal Survei Internal hingga Tantang Buka Data
-
Putri Wulan Guritno Dikira Liburan Bareng Kaesang Pangarep
-
Shaloom Razade Disebut ke Bali Bareng Kaesang, Foto Ini Jadi Bukti
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Tak Jadi Dihukum Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR
-
Kurir Ekstasi Diciduk di Depan Mal PGC, Polisi Sita 2.000 Pil Siap Edar!
-
Rem Kontainer Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: 2 Tewas, 4 Luka Berat!
-
Prabowo dan Pemimpin Pakistan Akan Terbang ke Teheran, Misi Juru Damai Didukung Timur Tengah?
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
Garage Day Surabaya 2026, Momen Berbagi dan Peduli kepada Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa