Suara.com - Kelompok gengster membuat resah warga dengan berkonvoi di Jalan Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (5/5/2019) dini hari. Aksi tersebut sempat viral di media sosial Instagram.
Dalam video yang telah beredar luas, anggota gengster yang masih dibawah umur tersebut menenteng senjata tajam saat berkonvoi dengan sepeda motor dan saling berboncengan.
Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap anggota gengster tersebut pada Senin (6/5/2019). Para remaja tersebut berinisial GH (16), MR (17), IR (17), W (16), KJ (21), RF (18) dan AS (16).
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Ady Wibowo menuturkan, anak baru gede (ABG) tersebut awalnya janjian untuk berkumpul. Mereka menerima pesan berantai untuk melakukan aksi tawuran di malam hari.
"Pelaku ketika di rumahnya dari sore hari telah menerima pesan broadcast WhatsApp untuk ngumpul-ngumpul dan tawuran," ujar Ady saat dikonfirmasi, Selasa (7/5/2019).
Ady mengatakan, para anggota gengster ini membawa sejumlah senjata tajam mulai dari celurit, samurai, hingga gergaji es balok. Bermodalkan senjata tersebut, mereka menantang warga sekitar untuk duel.
"Namun tidak ada warga yang terpancing sehingga para pelaku berputar-putar jalan umum dengan berteriak sambil mengacungkan sajam," jelasnya.
Terkait viral video tersebut, Ady mengatakan para anggota tersebut yang merekam. Tak hanya itu, mereka juga yang memviralkan di media sosial.
"Perbuatan tersebut di rekam oleh para pelaku yang akhirnya mereka viralkan di media sosial," kata Ady.
Baca Juga: Bikin Resah, Komplotan Geng Motor Berulah di Pondok Ungu Bekasi
Saat ini para anggota gengster tersebut masih diperiksa di Polsek Cakung. Polisi masih mendalami motif para pelaku apakah untuk melakukan tawuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari