Suara.com - Seorang personel Ditsabhara Polda Sumut, Briptu Agung Reza harus mendekam di Rumah Tahanan Khusus Propam Polda Sumut terkait kasus narkoba.
Kasus narkoba ini terungkap setelah videonya saat dugem merayakan ulang tahun di salah satu karaoke di Jalan Abdullah Lubis Medan, Minggu (5/5/2019) beredar di media sosial.
Terkait pesta narkoba itu, Briptu Reza pun dinyatakan positif memakai methampetamine (sabu) dan amphetamine (ekstasi) dari hasil pemeriksaan urine.
Kabid Propam Polda Sumut Kombes Yofie Girianto mengatakan jika Briptu Agung telah ditahan karena kasus narkoba.
“Sudah diamankan. Dari pemeriksaan urinnya positif mengandung ampethamin dan methamphetamine," kata Yofie seperti dikutip Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (13/5/2019).
Dalam video yang diunggah akun @rezaagung173 ke Instagram dengan judul Happy Birthday, Briptu Agung bersama rekan – rekannya merayakan ulang tahun dengan meniup lilin yang dipasang di kue. Briptu Agung juga terlihat memasukkan sesuatu diduga pil ekstasi ke mulut wanita yang diduga sang pacar.
Ia mengatakan, setiap anggota polri yang melanggar aturan, Propam akan segera melakukan pengusutan dan penindakan. baik itu pelanggaran disiplin maupun kode etik.
“Tidak ada pilih kasih dalam penegakkan hukum, anggota saja kalau salah pasti ditindak,” tegasnya.
Dalam kasus Briptu Agung, katanya, saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkoba.
Baca Juga: Bela Prabowo, Rachmawati Tuding Paham Khilafah Ada di Lingkaran Jokowi
"Oknum tersebut sudah dihukum dengan ditahan di Rumah Tahanan Khusus, sambil menunggu putusan sidang pemeriksaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sita 19 Kantong Berisi Sabu Asal Amerika, Polisi Tangkap Satu WNA China
-
Gegara Sisa Ganja di Koper, Model Panas Rusia Menangis Divonis 8 Bulan Bui
-
Egy Nikahi Kekasih di Penjara, Airmata Berlinang di Balik Jeruji
-
Kejebak Rayuan Pesta Sabu Bareng Salsa, Nurul Malah Meringkuk di Penjara
-
Polisi Ringkus Pemasok Sabu ke Eddo Mantan Finalis Indonesian Idol
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam