Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut ada penambahan 62 ribu surat suara metode pemilihan lewat pos yang akan dilakukan penghitungan oleh wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia. Andi Arief menuding penambahan 62 ribu surat suara itu diindikasikan untuk putra Duta Besar Indonesia untuk Malaysia yang merupakan Caleg Partai NasDem, Davin Kirana.
Pernyataan itu disampaikan Andi Arief lewat akun Twitter pribadinya @AndiArief_ pada Kamis (16/5/2019).
"Ada pemaksaan dari PPLN KL (Kuala Lumpur) untuk menghitung surat suara dari PSU POS yang seharusnya diterima tanggal 15 May, batas akhir jam 00.00. PPLN tendensi langgar aturan untuk legitimasi penambahan surat suara pos 62 ribu yang akan dihitung sekarang, yang diindikasikan buat anak pejabat Kedubes," kicau Andi Arief seperti dikutip suara.com pada Kamis (16/5/2019).
Terkait adanya dugaan rekayasa perolehan suara di wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur, Andi Arief meminta pada penyelenggara pemilu untuk cepat mengatasi.
"KPU, di Malaysia lagi rame itu. Ada suara rekayasa dalam PSU Undi Pos. Cepat diatasi," tulisnya.
Untuk diketahui kekinian wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur tengah melakukan proses penghitungan suara.
Penghitungan suara itu dilakukan setelah dilakukannya PSU atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait ditemukannya surat suara tercoblos di Kuala Lumpur tempo lalu yang sempat heboh di media sosial, beberapa waktu lalu.
Pada video viral surat suara tercoblos di Kuala Lumpur diketahui surat suara tersebut tercoblos pada salah satu Caleg Partai NasDem yang merupakan putra Dubes Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana, yakni Davin Kirana.
Baca Juga: Davin Kirana Menang di Malaysia, BPN: Contoh Buruk Penyelenggara Demokrasi
Berita Terkait
-
Tak Amini Prabowo Menang 54 Persen, Andi Arief: AHY Dituduh Pengkhianat
-
Puji Sikap AHY, Andi Arief Minta Anies Baswedan Tak Diam Saja
-
Andi Arief: Boikot Hasil Pilpres Artinya Prabowo Pasti Kalah dan Tak ke MK
-
Andi Arief soal Prabowo Boikot Penghitungan Pilpres: 02 Pasti Kalah
-
Bukan 62 Persen, Ferdinand Bocorkan Perolehan Suara Prabowo di Demokrat
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi