Suara.com - Politisi Partai Gerindra, Permadi tengah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan makar dengan terlapor Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/5/2019). Dalam pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 10.15 WIB, Permadi dicecar sejumlah pertanyaan.
Kuasa Hukum Permadi, Dahlan Pido mengatakan kliennya ditanya mengenai pertemuan sejumlah tokoh di rumahnya yang diketahui beredar di media sosial. Pertemuan yang dimaksud terkait adanya dugaan makar yang akan dilakukan oleh orang-orang yang hadir dalam video tersebut.
"Ada beberapa materi yang ditanyakan penyidik bahwa pertemuan itu di mana, tempatnya di mana, jam berapa, yang hadir siapa saja," ujar Dahlan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).
Terkait pertemuan itu Dahlan menyebut Permadi hanya bertindak sebagai tuan rumah. Pendukung Prabowo - Sandiaga itu juga diminta menyebutkan sejumlah pihak yang hadir dalam pertemuan itu.
"Karena ditanyakan siapa saja yang hadir. Disebutkan satu-satu, pak Sarwan Hamid, pak habib Umar, Kivlan Zen dan Eggi Sudjana," jelas Dahlan.
Sebelumnya Permadi mengatakan sudah tiba di dalam gedung Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Namun kedatangan Permadi tidak terpantau awak media yang tengah melakukan peliputan.
"Saya sudah di ruangan pemeriksa darinpukul 10. 15 WIB," ujar Permadi saat dikonfirmasi.
Berita Terkait
-
Petuah Andi Arief untuk Ulat Bulu dan Buaya Manjat, Sindir Siapa?
-
Politisi Gerindra Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Dugaan Makar Kivlan Zen
-
Politisi Gerindra Permadi Kembali Dipanggil Polisi Terkait Kasus Makar
-
Diperiksa Kasus Dugaan Makar, Kivlan Zein Dicecar Soal People Power
-
Diperiksa Polisi, Kivlan Zein Ditanya Seruan People Power Eggi Sudjana
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis