Suara.com - Seorang pemuda bernama Suwandi (30) harus meringkuk di penjara akibat menganiaya Melisa da anakya, Alfin (30). Perempuan renta itu dianiaya karena memangkas pohon mangga di yang melintang di kediamannya di Jalan Kiwi Komplek Kasuari, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara.
“Benar. Pelaku penganiayaan terhadap Melisa dan Alfin sudah kami amankan dari kediamannya. Saat ini tersangka sudah berada di Mako untuk dimintai keterangan oleh penyidik,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Syarief Ginting seperti dikutip Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Jumat (17/5/2019).
Menurutnya, penangkapan terhadap Suwandi dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari warga sekitar. Ata penganiayaan terhadap ibu dan anak itu, Suwandi dijerat Pasal 351 Jo 170 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas dua tahun penjara.
Melisa mengatakan, kejadian tersebut terjadi, Minggu (12/5/2019) siang. Pada saat itu ia melihat pohon mangga yang sudah hampir 15 tahun berdiri itu tepat di sebelah rumahnya sudah mulai lapuk.
“Disamping saya kan ada tanah sekitar 2.5 meter, ada 3 batang pohon mangga dan 2 batang pohon jambu air, namun pohon mangga itu sudah cukup tua semenjak saya tinggal di sana sudah ada,” ujarnya.
Takut terjadi yang tidak diinginkan, ia lantas menyuruh pegawainya untuk memangkas batang pohon mangga yang sudah mulai berulat tersebut. Namun, sebelum memotong ranting pohon itu ia terlebih dahulu meminta pendapat kepada warga sekitar dan Kepling. Oleh warga mengatakan kalau pohon itu milik komplek.
Setelah selesai ditebang, sisa-sisa ranting pohon itu lantas berserakan di tanah. Namun, saat bersamaan anak Suwandi bernama Kenny lantas keluar dari rumahnya dan menanyakan siapa yang memotong pohon mangga tersebut. Keributan itu kemudian berlanjut hingga malam harinya.
Mendengar pertengkaran mulut tersebut, Alfin langsung keluar dari dalam rumahnya dan langsung menghampiri ibunya, sehingga adu mulut sesama anak muda itu terjadi hingga menyebabkan pemukulan, anak korban mendapat bogem mentah dari anak pelaku, tepat di pipi sebelah kiri korban hingga ia terjatuh.
“Waktu pertengakaran itu, anak saya langsung keluar dari dalam rumah dan menjumpainya saya, terus mereka langsung adu mulut, tiba-tiba anak saya dipukul sama anaknya dia dan terjatuh,” ujarnya.
Baca Juga: Napi Sebut Kerusuhan Rutan Siak Dipicu Kekerasan Petugas
Saat Alfin hendak bangkit, ia langsung di piting oleh Kenny dan seketika Suwandi langsung memukul Alfin, disaat bersamaan Melisa berusaha melerai pertikaian tersebut hingga menyebabkan pipi sebelah kirinya mengalami Lembang.
Melihat kejadian tersebut, security perumahan dan beberapa warga langsung melerai pertikaian tersebut dan langsung memediasi keduanya, namun kesepatakan mediasi tidak tercapai.
Akibatnya, korban ditemani anaknya langsung membuat pengaduan ke Mapolsek Medan Sunggal akibat luka lebam pada pipi sebelah kirinya dan kelopak matanya merah, sementara itu, Alfin mengalami luka pada bagian belakang kepalanya bengkak dan lecet pada lutut sebelah kanan yang mereka alami
Berita Terkait
-
Lapas Narkoba Langkat Dibakar, Ratusan Napi Berhasil Kabur
-
Huru Hara dalam Penjara, 200 Narapidana Lapas Narkotika Langkat Kabur
-
CEK FAKTA: Pedagang Buka Siang Hari Disiram Air Panas oleh FPI, Benarkah?
-
Tokoh Masyarakat di Wamena Ditebas saat Berada di Pasar
-
Pilot Lion Air Penganiaya Pegawai Hotel Dijebloskan ke Penjara
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas